Muhammadiyah: 1 Ramadan Jatuh Pada 28 Juni 2014

by
June 16th, 2014 at 4:47 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Muhammadiyah telah menetapkan bahwa awal puasa atau 1 Ramadan 1435 Hijriyah jatuh pada tanggal 28 Juni 2014. Penetapan tersebut sesuai dengan maklumat Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

umat islam

Umat Islam salat di Masjid Istiqlal, Jakarta – Ist/Kompas

Ketua Muhammadiyah Bidang Tarjih dan Tajdid Yunahar Ilyas mengungkapkan bahwa penetapan 1 Ramadan diambil berdasarkan perhitungan dengan metode hisab hakiki wujudul hilal. Dari metode tersebut diketahui bulan sudah tampak pada tanggal 27 Juni 2014.

“Pada tanggal 27 Juni pukul 15.10 WIB telah terpenuhi 3 kriteria hisab hakiki wujudul hilal. Sehingga tanggal 28 Juni sudah mulai puasa,” kata Yunahar di PP Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, seperti dikutip dari detik.com, Senin (16/6/2014).

Tiga kriteria yang dimaksud adalah terjadi ijtimak atau konjungsi antara matahari dan bulan, konjungsi terjadi sebelum terbenam matahari, dan ketika matahari terbenam bulan belum terbenam atau bulan masih di atas ufuk.

Menurut Yunahar, penetapan 1 Ramadan versi Muhammadiyah kemungkinan akan berbeda dengan penetapan 1 Ramadan versi pemerintah. Hal ini karena pemerintah menggunakan metode perhitungan yang berbeda dengan perhitungan yang dilakukan Muhammadiyah.

Yunahar menjelaskan, dalam sidang Isbat pemerintah mematok bulan harus berada 2 derajat di atas ufuk. Jika laporan ruqyah menunjukkan bulan masih berada kurang dari 2 derajat, maka awal puasa jatuh pada dua hari setelah sidang Isbat.

“Sehingga dengan demikian, ada kemungkinan penetapan tanggal 1 Ramadan yang dilakukan oleh pemerintah bisa berbeda, yaitu bisa jatuh pada tanggal 29 Juni,” jelas Yunahar.

Meskipun demikian, Yunahar menegaskan bahwa semua warga Muhammadiyah akan tetap mulai berpuasa pada Sabtu, 28 Juni 2014. Yunahar pun mengimbau kepada warga Muhammadiyah untuk tetap saling menghormati jika nantinya terjadi perbedaan dengan keputusan pemerintah.

“Kita puasa mulai hari Sabtu, tapi bagi saudara-saudara kita yang baru mulai puasa hari Minggu, silakan dihormati,” tegas Yunahar.

(YG)

Comment di sini