9 Penyakit yang Bersumber dari Gadget

by
June 17th, 2014 at 1:23 pm

CiriCara.com – Zaman sekarang, gadget sudah menjadi kebutuhan utama bagi siapapun. Orang-orang tentu tidak bisa lepas dari berbagai jenis gadget seperti Blackberry, iPhone, iPad, dll. Namun, banyak dari mereka yang kurang memperhatikan dampak negatif yang dapat ditimbulkan oleh gadget-gadget tersebut. Waspadai beberapa penyakit-penyakit yang mungkin timbul dikarenakan sering dan lamanya frekuensi penggunaan gadget:

bahaya radiasi ponsel1. Insmonia

Gadget yang digunakan sebelum tidur dapat mengganggu siklus tidur. Cahaya terang yang dipancarkan oleh gadget Anda menekan pelepasan melantonin (hormon yang berfungsi untuk membantu proses tidur) yang diproduksi oleh tubuh kita saat keadaan gelap atau tanpa cahaya. Cahaya tersebut menjaga pikiran untuk memasuki “default mode network”, yaitu kondisi setengah sadar.

Insomnia yang sangat kronis dapat menyebabkan kematian karena penderita insomnia beresiko tinggi terkena penyakit jantung, hipertensi dan diabetes. Insomnia akibat penggunaan gadget dapat dicegah dengan menghentikan penggunaan gadget satu sampai dua jam sebelum tidur guna mengurangi efek pancaran cahaya yang menghambat  produksi melantonin.

2. Depresi Facebook

Sebuah kelompok dokter di AS memperingatkan bahwa para remaja dapat menjadi begitu terobsesi dengan Facebook dan mengorbankan kesehatannya. American Academy of Pediatri menyatakan anak-anak yang diabaikan di situs jejaring sosial akan lebih tertekan daripada diabaikan dalam kehidupan nyata. Mereka memperingatkan risiko kesehatan mental anak yang menjadi korban cyber-bullying dan menegaskan bahwa penggunaan beberapa website dalam jangka panjang dapat mempengaruhi pola tidur dan tingkat harga diri.

3. Nomophobia

Nomophobia adalah singkatan dari “no-mobile-phone phobia”. Menurut satu penelitian terbaru, 66 persen orang menderita dari itu. Penderitanya memiliki perasaan cemas apabila dipisahkan dari smartphone mereka, dan memiliki gejala seperti berkeringat, mual, dan gemetar.

4. Scrotal Hyperthermia

Penelitian menunjukkan bahwa ketika kita memangku laptop, laptop bisa meningkatkan suhu di sekitarnya menjadi lebih dari 6 derajat. Untuk para pria, ketika testis lebih hangat, produksi sperma akan berhenti,

5. Laptop thighs (eritema ab igne)

Biasa juga disebut “toasted-skin syndrome” terjadi ketika casing mencapai dibawah 110 derajat, meninggalkan kaki bopeng dengan luka bakar hitam, meskipun hanya ada segelintir kasus yang terkait dengan penyakit ini.

6.  Texting Thumb (Tendinitis)

Penggunaan jari atau tangan pada gadget dalam waktu yang lama, secara bertahap bisa melukai otot-otot, tendon, dan saraf. Cedera di bagian jempol biasa disebut Blackberry Thumb; dan cedera di tangan disebut iPad Hand. Jenis cedera yang paling parah memiliki gejala seperti nyeri, mati rasa, dan kerusakan otot di tangan serta jari dan memerlukan pembedahan untuk pengobatan.

 7. Tinnitus

Penyakit ini mengancam mereka yang sering terlalu lama menelpon. Penyakit ini membuat telinga berdengung, atau membuat si penderita merasa mendengar suara-suara tertentu.

Archant/Daily Mail8. Stroke

Stroke ialah penyakit kardiovaskuler yang terjadi akibat gagalnya suplai oksigen ke sel-sel otak, yang beresiko terhadap kerusakan iskemik dan dapat menyebabkan kematian. Penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang paling banyak menyebabkan kematian. Remaja yang sangat aktif menggunakan jari-jarinya untuk bermain gadget sangat berpotensi mengalami penyumbatan dan pecahnya pembuluh darah, karena kurangnya aktifitas produktif.

9. Kematian

Menurut World Health Organization, lebih dari 60 persen penyebab kematian di dunia adalah akibat penyakit tidak menular, antara lain obesitas, diabetes, hipertensi, penyakit jantung, osteoporosis, osteoartritis, dan kanker. Bahkan, kurang aktivitas fisik diketahui sebagai peringkat empat penyebab kematian di dunia. Kebanyakan anak muda sangat betah didepan layar gadget sehingga mereka menomorduakan aktivitas-aktivitas lainnya, termasuk aktivitas fisik. Apabila hal ini terus menerus terjadi, pengguna gadget tentu akan beresiko berujung pada kematian.

Comment di sini