Fadli Zon: Ide Kartu ala Jokowi Ngawur!

by
June 19th, 2014 at 11:47 am

Jakarta (CiriCara.com) – Tim pemenangan pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa menilai apa yang diungkapkan oleh capres Joko Widodo (Jokowi) pada debat capres 15 Juni 2014, ngawur. Pasalnya, ide Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar yang diungkap Jokowi itu kacau.

fadli zon gerindra

Fadli Zon – Ist

“Secara substansi apa yang disampaikan Jokowi yaitu Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar itu ngacau. Ngawur!” kata Sekretaris Tim Pemenangan Prabowo Hatta, Fadli Zon, seperti dikutip dari detik.com, Rabu (18/6/2014), kemarin.

Menurut Fadli, masyarakat Indonesia sebenarnya tidak perlu dibuatkan Kartu Indonesia Pintar. Pasalnya, angaran untuk pendidikan Indonesia sudah tersedia cukup besar, yakni 20 persen dari APBN. Sehingga menurutnya, presiden mendatang hanya perlu menyempurnakan program yang sudah ada agar tidak ada biaya yang terbuang lagi.

“Jadi tinggal disempurnakan wajib belajar bisa 12 tahun. Bagi yang tidak mampu bisa pendidikan tinggi gratis, jadi tidak perlu Kartu Indonesia Pintar,” ujar Fadli yang juga merupakan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra.

Soal Kartu Indonesia Sehat, Fadli pun menilainya tidak perlu. Pasalnya Pemerintah Indonesia sudah mempunyai program BPJS yang akan membantu meringankan biaya berobat masyarakat Indonesia yang kurang mampu.

“BPJS tinggal disempurnakan,” ujar Fadli. Menurutnya, penyempurnaan BPJS itu nantinya harus bisa menciptakan program agar masyarakat Indonesia yang tidak mampu jadi lebih mudah saat berobat gratis. “Tinggal tunjukkan KTP waktu berobat,” lanjutnya.

Baca juga: Jadwal Debat Capres 2014.

Fadli lebih lanjut mengatakan bahwa masyarakat Indonesia lebih membutuhkan kartu debet dan kartu kredit ketimbang ide kartu yang diusung Jokowi. Menurutnya, presiden yang akan datang harus bisa menciptakan sistem baru namun tidak membodohi masyarakat.

joko widodo

Jokowi tunjukkan contoh Kartu Sehat dan Kartu Pintar untuk Indonesia nantinya – Ist/Debat Capres 2014

“Yang dibutuhkan rakyat itu kartu debet untuk menabung dan kartu kredit untuk belanja dengan mudah. Kartu Indonesia Sehat itu melanggar UU,” tegas Fadli Zon.

Debat capres 15 Juni 2014 lalu memang kembali menarik perhatian masyarakat. Selain masalah Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar yang diungkap Jokowi, insiden video Prabowo tolak cipika-cipiki dengan Jokowi pun jadi perbincangan hangat publik.

Kejutan apa lagi yang akan terjadi di debat capres berikutnya? Kita tunggu saja nanti!

(YG)

Comment di sini