Ruhut Berbalik Dukung Jokowi-JK

by
June 23rd, 2014 at 2:53 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Juru Bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul akhirnya mendukung pasangan capres-cawapres Jokowi-Jufu Kalla (JK). Hal ini terbilang mengejutkan, pasalnya selama ini Ruhut dikenal suka mengkritik kinerja Jokowi selama jadi Gubernur DKI Jakarta. Apa yang menyebabkan Ruhut berubah sikap?

Ruhut Sitompul dukung Jokowi

Ruhut Sitompul – Ist

Ruhut rencananya akan mendeklarasikan dukungan kepada Jokowi-JK pada malam nanti. “Saya sudah putuskan untuk tidak netral dan memilih pasangan nomor dua (Jokowi-JK),” ujarnya, seperti dikutip dari Kompas.com, Senin (23/6/2014).

Lebih lanjut, Ruhut mengatakan bahwa dirinya berubah pikiran setelah melihat slogan yang diusung Jokowi-JK, yakni “Indonesia Hebat”. Menurutnya, slogan tersebut secara tidak langsung telah memuji kepemimpinan Presiden SBY, yang juga merupakan Ketum PD.

“Artinya, mereka mengakui keberhasilan SBY selama 10 tahun ini, makanya dikatakan ‘Indonesia Hebat’,” kata Ruhut.

Sementara Ruhut malah mengkritik slogan pasangan Prabowo-Hatta, yakni “Indonesia Bangkit”. “Bangkit apanya? Memangnya selama ini SBY tidur?” sindir Ruhut yang juga merupakan Anggota Komisi III DPR RI.

Tidak hanya soal slogan, Ruhut pun menilai pernyataan Prabowo saat debat capres itu sudah mengkritik pemerintah SBY. Pasalnya, Prabowo sering mengungkapkan bahwa pemerintah Indonesia selama ini telah mengalami kebocoran anggaran.

“Mereka ini kan didukung partai koalisi pemerintahan sekarang, tapi malah nyerang kita dengan sebut ‘bocor-bocor’. Seharusnya, dia berkaca dan tanya dulu ke Pak Hatta bagaimana,” ujar Ruhut.

Namun, saat ditanya apakah Ruhut berubah pikiran karena ditawari kursi menteri? Ruhut pun membantahnya. Dia mengakui bahwa dirinya memang ditawari kursi menteri jika mendukung Jokowi-JK. Namun Ruhut mengaku tidak tertarik dengan hal itu dan tulus mendukung Jokowi.

“Saya tidak lihat itu (tawaran menteri). Aku nggak enak, aku bukan lihat itu,” ujarnya.

Ruhut pun enggan menjelaskan lebih detail mengenai tawaran kursi menteri itu. Dia tidak bersedia memberikan jawaban ketika ditanya posisi menteri apa yang ditawarkan kubu Jokowi-JK kepada dirinya.

(YG)

Comment di sini