Cara Puasa Ramadan Seperti Tuntunan Rasulullah

by
June 24th, 2014 at 11:33 am

CiriCara.com – Nabi Muhammad SAW merupakan panutan dan contoh suri teladan bagi seluruh umat Islam dalam menjalankan ibadah. Baik saat melaksanakan salat maupun berpuasa, semuanya harus sesuai dengan yang dicontohkan Rasulullah SAW.

puasa ramadan

Puasa Ramadhan 2014 – Ist/carasip.blogspot

Kita sebentar lagi akan kembali dihadapkan pada bulan suci Ramadan. Bagi warga Muhammadiyah akan mulai berpuasa pada 28 Juni 2014. Sedangkan bagi yang mengikuti pemerintah masih harus menunggu keputusan sidang isbat pada 27 Juni mendatang.

Dalam menjalankan ibadah puasa nanti Anda tentunya berharap segala amalan dan ibadah yang dijalankan bisa diterima oleh Allah SWT. Tidak hanya mendapatkan rasa lapar dan dahaga, tapi juga bisa mendapatkan pahala dari ibadah puasa itu sendiri.

Mau meniru cara Rasulullah SAW berpuasa? Berikut tuntunannya, seperti dikutip dari Republika:

1. Berniat puasa sejak malam

“Barang siapa yang tidak berniat untuk puasa Ramadhan sejak malam, maka tak ada puasa baginya.” (HR Abu Dawud).

Hadis di atas disebutkan oleh sejumlah ulama mempunyai hukum marfu’, yakni dihukumi kalau Nabi yang mengucapkannya. Berdasarkan hadis tersebut jelas bahwa waktu niat adalah sepanjang malam sampai terbitnya fajar.

Berikut doa niat puasa Ramadan (umum dipakai):

نـَوَيْتُ صَوْمَ غـَدٍ عَـنْ ا َدَاءِ فـَرْضِ شـَهْرِ رَمـَضَانَ هـَذِهِ السَّـنـَةِ لِلـّهِ تـَعَالى

“Nawaitu saumagadin an’adai fardi syahri ramadhana hadzihisanati lillahita’ala”

2. Makan sahur

Setiap akan menjalankan ibadah puasa, Rasulullah SAW selalu makan sahur dengan mengakhirnya, yakni menjelang datangnya waktu imsak. Meskipun hukumnya sunnah, Anda sebaiknya tetap makan sahur untuk mengisi tenaga saat beraktivitas.

3. Menyegerakan berbuka dan salat

Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk menyegerakan berbuka puasa namun tidak berlebihan. Rasul diceritakan hanya memakan tiga biji kurma dan segelas air putih untuk berbuka lalu segera berwudhu untuk mengerjakan salat Maghrib secara berjamaah.

Doa buka puasa (yang umum dipakai):

اللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْت بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

“Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa’alarizqika afthortu birohmatika ya ar-hamarrahimin”

4. Memperbanyak ibadah

Selama bulan Ramadan, Rasulullah SAW senantiasa memperbanyak amalan ibadahnya. Di antaranya dengan melaksanakan salat malam, tadarus Alquran, zikir, tasbih, dan sedekah kepada orang yang tidak mampu.

5. Iktikaf

Memasuki 10 hari terakhir di bulan Ramadan, Rasulullah SAW meningkatkan aktivitas ibadahnya, terutama dengan iktikaf. Yang dimaksud dengan iktikaf adalah berdiam diri di dalam masjid, maksudnya duduk di masjid sambil berdoa ataupun berzikir.

Semoga informasi di atas bisa bermanfaat untuk kita semua.

(YG)

Comment di sini