Cara Menyiasati Lonjakan Harga Jelang Ramadan

by
June 27th, 2014 at 2:05 pm

CiriCara.com – Bulan puasa sudah di depan mata, masyarakat Indonesia antusias menyambut bulan penuh berkah ini. Menu-menu buka puasa dan sahur juga sepertinya sudah direncanakan ingin seperti apa. Sayangnya, rutinitas memasak untuk makanan berbuka maupun sahur sedikit dikejutkan dengan kenaikan harga komoditas pangan.

Karena kebijakan surat edaran dari Kementerian Perdagangan (Kemendag), maka beberapa bahan makanan seperti bawang merah, daging sapi, daging ayam, dan telur mengalami kenaikan menjelang Ramadhan.

Hal ini mungkin sedikit mencekik para ibu rumah tangga yang ingin menyajikan masakan istimewa selama bulan puasa. Tapi, selalu ada solusi di balik setiap masalah. Meski harga beberapa bahan merangkak naik, ada jalan alternatif untuk menyiasatinya.

1. Daging Sapi

daging sapi / Ist

daging sapi / Ist

Yang sebelumnya harga daging sapi Rp 95.000 per kilogram, kini harganya melonjak hingga Rp 105.000 – Rp 110.000 per kilogram. Untuk mendapat cita rasa daging sapi berikut manfaat gizinya, Anda bisa mencari bahan pengganti yang serupa namun harganya lebih terjangkau. Makanan seperti tahu dan tempe yang berbahan dasar kedelai mempunyai kandungan protein lebih tinggi daripada daging sapi. Misalnya, satu mangkok tempe sama dengan 19 gram protein dan dilengkapi pula dengan serat, kalsium, dan vitamin.

Comment di sini