KPI Hentikan YKS, Netizen Senang

by
June 27th, 2014 at 10:15 am

Jakarta (CiriCara.com) – Acara komedi unggulan TransTV, Yuk Keep Smile (YKS) akhirnya secara resmi dicabut penayangannya mulai 28 Juni 2013. Keputusan pemberhentian penanyangan acara YKS didasarkan pada sanksi yang diberikan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

Sebelumnya, YKS episode 20 Juni 2014 mempertontonkan aksi hypnotherapist Ferdians Setiadi menghipnotis Caisar yang memiliki phobia terhadap anjing. Dalam sugesti yang diberikan Ferdians, setiap anjing yang dilihat Caisar adalah Benyamin. Bukannya takut, Caisar justru tertawa terbahak-bahak melihat anjing dan dengan polosnya menyebut anjing itu Benyamin. Yang dimaksud Benyamin disini adalah Benyamin Suaeb, seniman besar legendaris asal Betawi. Sontak, publik, khususnya masyarakat Betawi, geram melihat almarhum Benyamin yang mereka hormati dilecehkan seperti itu.

YKS / Kompasiana

YKS / Kompasiana

Menurut KPI, hal yang dipertontonkan YKS adalah “pelanggaran terhadap pasal 24 ayat (1) Standar Program Siaran yang melarang program siaran menampilkan ungkapan kasar dan makian, baik secara verbal maupun nonverbal, yang mempunyai kecenderungan menghina atau merendahkan martabat manusia.”

Keputusan yang diambil KPI inipun diambil setelah melawati proses klarifikasi dengan jajaran direksi TransTV, termasuk Direktur Utama Atiek Nur Wahyuni pada Rabu (25/6/2014). TransTV mengakui ada kelalaian dari pihaknya dan meminta maaf atas tayangan yang dinilai melecehkan Benyamin S.

Selama sanksi administratif, Trans TV dilarang mengganti program YKS dengan format program yang serupa baik di waktu siaran YKS maupun di waktu lainnya, sesuai dengan pasal 80 ayat (2) dalam Standar Program Siaran.

Sementara itu, para netizen alias pengguna Twitter merasa lega dan sangat mendukung dengan keputusan KPI terhadap pemberhentian penayangan YKS yang dilihat sebagai acara yang kurang mendidik. Berbagai kicauan menanggapi dihentikannya program favorit masyarakat itu beredar di linimasa Twitter.

Salah satu netizen yang mendukung adalah Diah Utami dengan akun @mulan_jameeela, “Saya mendukung sekali kalau acara YKS itu dihentikan. Tidak mendidik.”

Hal yang sama diungkapkan @AGILRUMONGSO, “Sy gak prnh nonton YKS sbb gak mutu. Kalo dihentikan ya baguslah. Selamatkan anak2 dr tontonan buruk model2 YKS.”

Tidak ketinggalan pula @herrycahyadi, “Memang sudah seharusnya YKS dihentikan. Acara benar-benar ga mutu–tapi ditonton sama kelas bawah–yg dipertahankan demi rating.. #StopYKS

Penilaian masyarakat bahwa YKS adalah tontonan tidak mendidik lebih lanjut dibuktikan oleh kicauan @connyyhl, “@TRANSTV_CORP udah deh, mending acara YKS dihentikan penayangannya, gak mendidik sama sekali. Niatnya menghibur malah jadi kelewatan.” Begitu pula @tsunfong, “Saya senang kl YKS dihentikan siarannya karna tdk bermutu dan tdk mendidik,terlalu dibuat2 jln ceritanya @akun_YKS.”

Persoalan ini pun menjadi trending topic di Indonesia dengan nomor urut sembilan “Program ‘YKS’ dihentikan KPI” dan diikuti pula di nomor urut tiga hashtag #YKSmalamterakhir kamis malam (26/6/2014)

(MD)

Comment di sini