Rustriningsih Pindah Dukung Prabowo, Ini Tanggapan Jokowi

by
June 30th, 2014 at 11:02 am

Jakarta (CiriCara.com) – Menanggapi kabar tentang Rustriningsih, kader PDIP dan mantan wakil gubernur Jawa Tengah, yang beralih ke kubu lawannya dalam pertarungan memperebutkan kursi kepresidenan, yaitu Prabowo, Jokowi memberikan keterangannya.

Rustriningsih / Viva

Rustriningsih / Viva

Seperti enggan berkomentar banyak, Jokowi menanggapi dengan kalimat singkat. “Saya menghormati keputusan dia (Rustriningsih),” kata calon presiden nomor urut 2 tersebut saat ditemui seusai debat cawapres di Hotel Bidakara, Minggu (29/6/2014), dilansir dari VIVAnews.

Alasan mengapa Rustri beralih haluan ke kubu Prabowo-Hatta diduga lantaran dirinya terpental dari pencalonan gubernur Jawa Tengah dari PDIP. Sedangkan Ketua Tim Pemenangan Joko Widodo-Jusuf Kalla yang juga Sekretaris Jenderal PDIP, Tjahjo Kumolo, mengaku belum tahu pasti mengenai kabar merapatnya petinggi PDIP Jawa Tengah itu ke kubu lawan.

“Belum tahu, belum ada laporan untuk itu, kami cek dulu,” kata Tjahjo.

Ketika dimintai keterangan terkait isu tentang dirinya pindah haluan, Rustri belum mau menjawab secara terbuka.

“Banyak isu berseliweran. Dikabarkan oleh Pak Tjahjo Kumolo bahwa PDIP akan menggandeng saya untuk kampanye. Kemudian hari ini Pak Hatta juga menyebutkan bahwa tanggal 3 Juli nanti akan ketemu saya,” kata Rustriningsih, Senin (30/6/2014).

Sementara itu, para pendukung Rustriningsih telah mendeklarasikan suara dukungan mereka kepada pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Hal ini kemungkinan dipicu oleh pemecatan suami Rustriningsih, Sonny Nooryatno dari PDIP.

Sujarwadi, salah satu tokoh penggerak pendukung Rustriningsih, membuktikan bahwa pemecatan Sonny bukanlah isu melainkan fakta. “Pak Sonny dipecat secara diam-diam berdasarkan SK. Nomor: 393/KPTS/DPP/II/2014, TGL. 27 Februari 2014 ditandatangaani o/Ketum: Megawati Soekarnoputri dan Sekjen Tjahjo Kumolo. Dalam surat tersebut, pak Sonny dianggap bersalah karena tidak aktif di DPD PDIP Jawa Tengah padahal pak Sonny itu kader biasa, bukan pengurus struktur,” papar Sujarwadi. (MD)

Comment di sini