Sebut “Jokowi Sinting”, Fahri Hamzah Didemo Para Santri

by
July 1st, 2014 at 3:56 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Tidak hanya dianggap menghina Jokowi, kini kicauan Fahri Hamzah yang mengomentari janji Jokowi menjadikan 1 Muharram sebagai hari santri nasional juga dianggap melecehkan kaum santri se-Indonesia. Tanggapan keras pun datang dari Laskar Santri Nusantara (LSN).

Menurut koordinator LSN, Moh Utomo, pernyataan Fahri Hamzah di Twitter tersebut merupakan cerminan politisi amnesia sejarah berpandangan sempit.

Fahri Hamzah / Ist

Fahri Hamzah / Ist

“Kami sebagai bagian dari sungguh merasa terlecehkan, terhinakan, dan dilukai karena pernyataan Fahri Hamzah. Karena kami bukan warga negara yang sinting. Tapi kami bagian penting dari negeri ini yang punya peranan nyata membangun negeri,” papar Moh Utomo di Jakarta, Selasa (1/7/2014) dilansir dari Liputan6.

Maka dari itu, LSN meminta agar Fahri Hamzah menarik kembali pernyataannya dan meminta maaf kepada seluruh santri di Indonesia dalam waktu 1×24 jam.

“Jika dalam waktu 1×24 jam Fahri tidak meminta maaf, maka kami akan menggerakkan seluruh jaringan santri di penjuru nusantara untuk terus-menerus melakukan aksi massa memprotes keras pernyataan Fahri Hamzah,” ucapnya tegas.

Tidak lupa, LSN meminta agar Prabowo-Hatta bersikap tegas kepada tim suksesnya untuk tidak melecehkan para santri. Menurut Moh Utomo, jika Prabowo-Hatta mendiamkan sikap Fahri Hamzah, sama saja Prabowo-Hatta juga melecehkan para santri.

Persoalan ini berawal ketika Fahri Hamzah berkicau di Twitter dengan menulis, “Jokowi janji 1 Muharam hari santri. Demi dia terpilih, 360 hari akan dijanjikan ke semua orang. Sinting!

Karena kicauan dengan kata “sinting” di dalamnya, anggota tim pemenangan Prabowo-Hatta ini dilaporkan oleh tim advokasi Jokowi-JK ke Bawaslu (Badan Pengawasan Pemilu). Fahri dijatuhi pelanggaran UU No 42 tahun 2008 pasal 41 ayat 1 huruf C yang berbunyi, “pelaksana, peserta dan petugas kampanye dilarang menghina, seseorang, agama, suku, ras, golongan, calon dan/pasangan calon lain”. (MD)

Comment di sini