Survei: Jokowi-JK Unggul di Taiwan dan Hongkong

by
July 7th, 2014 at 2:07 pm

Taipei (CiriCara.com) – Pemungutan suara Pilpres warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di luar negeri sudah dimulai pada Minggu (6/7/2014) waktu setempat. Diantaranya WNI yang tinggal di Taiwan dan juga Hongkong terlihat antusias mengikuti pemungutan suara tersebut. Bagaimana dengan perkiraan hasilnya?

WNI Hongkong

WNI Hongkong yang gagal mencoblos ramai-ramai protes dengan salam 2 jari – Ist

Untuk mengawasi jalannya pemungutan suara tersebut, Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) pun telah menggelar exit poll (survei) di 73 negara tempat berlangsungnya pemungutan suara. Survei ini dilakukan setelah WNI melakukan pencoblosan.

Berdasarkan hasil exit poll di Taiwan, dari 100 pemilih, sebanyak 95 WNI menyatakan mencoblos Jokowi-JK. Sementara 4 orang tak mau membertahukan pilihannya, dan hanya 1 orang yang memilih Prabowo-Hatta.

Hasil survei tersebut diklaim akurat, pasalnya para penyurvei pun sudah dilatih sebelum melakukan exit poll. “Kami lakukan dengan disiplin yang ketat, dan para suveyor sebelumnya sudah dilatih,” ujar Lim Tjen Bok, koordinator exit poll di Taiwan.

Sementara itu, hasil yang serupa pun terjadi dalam exit poll di Hongkong. Dimana sebanyak 97% pemilih mengaku mendukung Jokowi-JK saat ditanya usai pemungutan suara. Hal ini dinilai wajar mengingat WNI di Hongkong memang dikenal fanatik pendukung Jokowi.

“Orang juga tahu, migran Hongkong adalah pendukung Jokowi yang fanatik, karena diyakini membawa perubahan,” ujar Ketua Bara JP Hongkong, Tri Sugito, seperti dikutip dari Liputan6.com, Senin (7/7/2014).

Di Hongkong, dari 100 pemilih, 97 orang mengaku mendukung Jokowi-JK, 1 orang memilih Prabowo-Hatta. Sementara 1 orang menyatakan sengaja mencoblos kedua-duanya dan 1 orang lagi mengaku tak punya pilihan dan hanya melipat kertas suara tanpa dicoblos.

Exit poll tersebut diharapkan bisa menghindari kecurangan dalam perhitungan resmi yang baru akan dilakukan pada 9 Juli 2014, mendatang. “Inilah senjata kami untuk melawan kecurangan dalam perhitungan suara,”ujar Ketua Bara JP Benua Amerika, Helmi Wattimena.

pemilu hongkong

Pemungutan suara di Hongkong, WNI ramai-ramai salam 2 jari – Ist

Meskipun demikian, pemungutan suara di Victoria Park, Hongkong sempat ricuh. Sebanyak 500 sampai ribuan orang tiba-tiba mendobrak pagar di TPS dan merangsek masuk karena mereka tidak diperbolehkan mencoblos dengan alasan batas waktu sudah habis.

Para WNI yang gagal mencoblos itu diduga merupakan pendukung pasangan Jokowi-JK. Terbukti, dalam memprotes KPU mereka meneriakan nama Jokowi dan “salam 2 jari”. Apakah hal ini akan mempengaruhi hasil survei yang dilakukan Bara JP? Kita lihat saja nanti.

(YG)

Comment di sini