Merasa Menang di Quick Count, Prabowo Sujud Syukur

by
July 10th, 2014 at 5:04 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Calon presiden nomor urut satu, Prabowo Subianto langsung menggelar konferensi pers setelah hasil hitung cepat (quick count) yang menyatakan kemenangannya disiarkan sejumlah televisi. Konferensi pers dilakukan di rumah mendiang ayahnya, Soemitro Djojohadikusumo.

prabowo

Prabowo sujud syukur – ist/Kompas.com

Prabowo mengatakan bahwa dari data lembaga survei yang dijadikan acuan oleh pihaknya, dirinya dan Hatta mendapat perolehan hasil quick count lebih tinggi dari Jokowi-JK. Prabowo mengklaim dirinya telah menang dalam hitung cepat tersebut.

“Kami bersyukur bahwa semua keterangan yang masuk menunjukkan bahwa kami, pasangan nomor urut satu, Prabowo-Hata, mendapat dukungan dan mandat dari rakyat Indonesia,” kata Prabowo di kediaman di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (9/7/2014) kemarin.

Usai konferensi pers tersebut, Prabowo pun langsung melakukan sujud syukur sebagai wujud syukurnya telah menang dalam hitung cepat. Prabowo yang saat itu tengah dikerubungi wartawan langsung sujud di lantai semen pelataran rumah.

Tidak hanya Prabowo, aksi yang sama pun dilakukan oleh Hatta Rajasa, Aburizal Bakrie, dan sejumlah rekan koalisi lainnya. Seisi rumah tempat berlangsungnya konferensi pers tersebut pun langsung ramai dengan teriakan “Allahu Akbar”.

Sejumlah simpatisan dan rekan koalisi yang hadir pun kemudian menyanyikan yel-yel kemenangan Prabowo-Hatta. Meskipun sejumlah lembaga survei lainnya ada yang memenangkan Jokowi-JK dalam hitung cepatnya, kubu Prabowo tetap yakin menang.

Hingga saat ini, perbedaan hasil quick count atau hitung cepat sejumlah lembaga memang tengah menjadi kontroversi di masyarakat. Namun, pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) kembali mengingatkan bahwa quick count tersebut tidak bisa menjadi patokan kemenangan kubu Prabowo-Hatta maupun kubu Jokowi-JK.

KPU meminta agar semua pihak mau menunggu hasil rekapitulasi suara Pemilu Pilpres 2014 yang diperkirakan akan selesai pada 21-22 Juli 2014, mendatang. Karena hasil rekapitulasi ini lah yang akan jadi penentu siapa Presiden Republik Indonesia yang baru.

(YG)

Comment di sini