Pemilu Demi Kedaulatan Rakyat

by
July 10th, 2014 at 1:31 pm

CiriCara.com – Gegap gempitanya masa-masa menjelang pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden (pilpres/wapres) hingga hari pelaksanaannya pada tanggal 9 Juli tahun 2014 kemarin sungguh membesarkan hati. Betapa tidak, hal ini menandakan kesadaran dan kepedulian masyarakat luas pada proses demokrasi semakin tinggi dibandingkan tahun-tahun yang silam. Sebagai salah satu negara demokrasi terbesar di dunia dengan latar belakang suku bangsa yang begitu beragam, berlangsungnya proses demokrasi dalam pelaksanaan pemilihan umum tahun ini akan menjadi suatu catatan sangat penting dalam sejarah bangsa ini. Dalam negara yang bertujuan menjunjung tinggi kedaulatan rakyat ini, momentum pendewasaan bangsa yang tengah berlangsung kini telah mencapai babak baru.

pemilu

Pemilihan Umum – Ist

Tak dapat dipungkiri kiranya, bahwa dinamika politik dalam satu dasawarsa terakhir ini telah ikut membentuk kehidupan berbangsa dan bernegara segenap warga negara. Munculnya partai-partai baru dan menguatnya beberapa partai menjadi sebuah wadah aspirasi yang solid dari suatu kelompok tertentu, baik yang bernuansa nasionalis, maupun nasionalis agamis, telah ikut menyemarakkan kehidupan berdemokrasi, yang bermakna semakin luasnya lagi kesempatan masyarakat untuk mereguk kebebasan berbangsa dan bernegara di alam demokrasi setelah memasuki era reformasi.

Menjelang 69 tahun peringatan kemerdekaan Indonesia, tampaknya rakyat telah semakin menyadari arti pentingnya sebuah kemerdekaan. Kesadaran ini akan semakin memperkuat sendi-sendi kerakyatan yang akan memperkokoh bangunan kebangsaan negeri ini, sungguhpun belumlah banyak usia kedaulatan negara kita. Perjuangan masa kini adalah perjuangan untuk mempertahankan kedaulatan rakyat, agar tidak lagi kembali berkuasa rezim yang otoriter, yang memberangus kemurnian suara rakyat, dan meluluhlantakkan kekuatan rakyat.

Pilpres/wapres adalah ajang untuk mengekspresikan kehendak rakyat akan wujud ideal kepemimpinan nasional selanjutnya, di mana tentunya rakyat menaruh segenap harapan kepada pemimpin yang memperjuangkan seutuhnya kepentingan rakyat, bukan kepentingan diri untuk berkuasa dan kepentingan golongan-golongan tertentu saja. Pemimpin yang bersih dan benar-benar mengedepankan kepentingan nasional dan kecemerlangan Indonesia sebagai negara berdaulat di mata Internasional, hingga negara ini mendapat penghormatan sebagai bangsa yang bermoral dan berkeadaban tinggi. Sebagai rakyat kita harus berpartisipasi aktif dalam mengawal kedaulatan rakyat yang melahirkan kepemimpinan nasional yang beretos kerja tinggi, jujur, berani, tegas, santun, mengayomi, memberi teladan terpuji, dan piawai memoles Indonesia menjadi berkilau hingga lebih banyak lagi investasi luar negeri tertanam di dalam negeri.

Seberapa besar kepedulian masyarakat terhadap kepemimpinan nasional akan sangat berpengaruh pada bentuk kepemimpinan negara ini untuk masa setidaknya 5-10 tahun ke depan. Kebebasan berdemokrasi tidak sepatutnya disikapi dengan memposisikan diri sebagai golput atau dengan kata lain tidak menghidupi demokrasi! Ini sama saja dengan tidak berani mengambil sikap yang benar sebagai rakyat, bahkan menganggap rendah hak sebagai warga negara yang dijamin konstitusi untuk menyuarakan hati nuraninya. Pentingnya suara rakyat terungkap dalam istilah bahasa latin vox populi, vox dei, yang berarti: suara rakyat adalah suara Tuhan. Ini berarti kita mengemban tugas mulia untuk menyampaikan suara Tuhan bagi bangsa, mengapa menolak untuk itu?

Bangkitnya dan hebatnya bangsa ini akan merupakan cerminan dari betapa besarnya partisipasi yang sekaligus merupakan kepedulian penuh rakyat terhadap kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara untuk mengumandangkan dengan bebas kemurnian suara hati nuraninya. Kekuatan rakyat atau people power sungguh berdaya ledak tinggi untuk mengorbitkan sosok pemimpin nasional yang paling diinginkan. Rakyat tidak butuh kepemimpinan super man, karena sesungguhnya yang diidamkan adalah kepemimpinan yang merakyat, artinya pemimpin yang yang lahir dari rakyat, merangkak, berdiri, berjalan, dan berlari bersama rakyat. Bukan yang dilayani rakyat, tapi yang melayani rakyat.

Keberhasilan pemilihan umum yang berlangsung secara bersih, aman, adil, dan terkendali akan menjadi pupuk yang menyuburkan tanaman kedaulatan rakyat, dan membersihkan udara demokrasi Indonesia. Indonesia bangkit, Indonesia hebat!

Comment di sini