Puskaptis Siap Dibubarkan Jika Jokowi-JK Menang Pilpres

by
July 11th, 2014 at 10:25 am

Jakarta (CiriCara.com) – Lembaga survei Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) membantah hasil quick count-nya yang memenangkan Prabowo-Hatta merupakan pesanan. Puskaptis mengklaim pihaknya bekerja profesional tanpa memihak salah satu kubu.

puskaptis wordpress

Tampilan situs resmi Puskaptis – Ist/detik.com

Direktur Eksekutif Puskaptis Husin Yazid mengatakan bahwa Puskaptis adalah lembaga survei yang profesional, bukan abal-abal. Menurut Husin, semua data quick count yang dikeluarkan Puskaptis itu diperoleh melalui metode ilmiah dan bisa dipertanggungjawabkan.

“Silakan, ya terserah kalau ada orang yang meragukan Puskaptis,” ujar Husin.

Lebih lanjut, Husin menegaskan bahwa lembaga Puskaptis telah bekerja dengan profesional dan bersikap netral saat melakukan quick count atau hitung cepat pada Pilpres, Rabu, 9 Juli 2014, lalu. Untuk membuktikannya, Husin mengaku siap jika lembaganya harus diaudit.

“Mau diaudit kapan aja kami siap. Mau subuh kek, maghrib, atau kapan, kita siap,” ujar Husin.

Husin pun menantang seluruh lembaga survei untuk membuat pernyataan ke publik mengenai keakuratan hasil quick count masing-masing. Bahkan, Husin mengaku siap membubarkan Puskaptis jika pada 22 Juli nanti, KPU resmi mengumumkam Jokowi-JK menang Pilpres.

“Kalau hasil resmi KPU Jokowi menang, saya siap membubarkan Puskaptis. Sebaliknya, kalau lembaga (survei) lain itu yang salah, harus berani juga membubarkan diri atau dibubarkan,” tegas Husin, seperti dikutip dari detik.com, Jumat (11/7/2014).

Seperti diketahui, Puskaptis merupakan salah satu dari 4 lembaga yang memenangkan Prabowo-Hatta dalam quick count Pilpres, lalu. Lembaga lainnya adalah Indonesia Research Center, Lembaga Survei Nasional, dan Jaringan Suara Indonesia.

Dalam rilis hasil quick count-nya, Puskaptis memunculkan hasil Prabowo-Hatta unggul dengan 52,05% dibanding pasangan Jokowi-JK yang hanya mendapat 47,95%. Hasil quick count ini berbanding terbalik dengan 8 lembaga survei yang menyatakan Jokowi-JK lah yang menang.

Hingga saat ini masih belum terbukti quick count lembaga survei mana yang paling mendekati hasil real count Komisi Pemilihan Umum (KPU). Rencananya, hasil perhitungan manual KPU baru akan diumumkan pada 21 atau 22 Juli 2014, mendatang.

(YG)

Comment di sini