Aneh! Di 17 TPS Ini Tidak Ada yang Pilih Jokowi-JK

by
July 14th, 2014 at 5:02 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Keanehan proses perhitungan suara di sejumlah kabupaten/kota sudah mulai bermunculan, salah satunya terjadi di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Dimana di Desa Ketapang Barat, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang tidak ada yang memilih pasangan Jokowi-JK. Aneh!

jokowi dan jk

Jokowi-JK – Ist

Dari 17 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada, tidak ada satu pun suara untuk pasangan Jokowi-JK. Seluruh suara pemilih di ke-17 TPS tersebut semuanya diberikan untuk pasangan capres-cawapres nomor urut satu; Prabowo-Hatta.

Berdasarkan dokumen formulir C1 yang dipindai dan diunggah ke situs resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU), total suara Prabowo-Hatta yang diperoleh dari 17 TPS tersebut adalah 7.134 suara, sedangkan perolehan suara Jokowi-JK nol atau kosong.

Dalam dokumen C1 tersebut terlihat kolom jumlah suara untuk pasangan capres-cawapres nomor urut dua ditandai dengan tanda “-” atau angka 0 yang dicoret. Itu artinya, dari 17 TPS tidak ada satu pun warga yang memilih Jokowi-JK.

Laporan jumlah suara tidak sah dari ke-17 TPS itu diketahui ada 34 suara. Minimal ada 1 suara sampai 6 suara yang tidak sah di tiap TPS tersebut.

“Ini rasa-rasanya tidak mungkin karena di sana pasti ada kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang memang mengusung dan mendukung pasangan Jokowi-JK. Selain itu ada kaum Nahdliyin yang simpatik pada Jokowi-JK serta relawan dan Ansor,” kata Timses Jokowi-JK, Ferry Mursyidan Baldan.

Berikut rincian perolehan suara di masing-masing TPS:

Prabowo-Hatta: total ada 7.134 suara
- TPS 1: 498 suara
- TPS 2: 499 suara
- TPS 3: 457 suara
- TPS 4: 427 suara
- TPS 5: 399 suara
- TPS 6: 349 suara
- TPS 7: 303 suara
- TPS 8: 315 suara
- TPS 9: 527 suara
- TPS 10: 398 suara
- TPS 11: 427 suara
- TPS 12: 499 suara
- TPS 13: 521 suara
- TPS 14: 397 suara
- TPS 15: 396 suara
- TPS 16: 399 suara
- TPS 17: 323 suara

Jokowi-JK: 0 suara

Selain itu, formulir C1 dari ke-17 TPS tersebut pun tidak dilengkapi tanda tangan parat saksi, baik saksi dari kubu Prabowo-Hatta maupun Jokowi-JK. Kolom paraf di seluruh dokumen formulir C1 tersebut tampak kosong.

(YG)

Comment di sini