Di Bangkalan Suara Untuk Jokowi-JK Nol

by
July 14th, 2014 at 1:31 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Proses penghitungan suara Pilpres 2014 kini sudah memasuki tingkat kecamatan dan kabupaten/kota. Nantinya hasil penghitungan tersebut akan disetorkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pusat untuk selanjutnya direkapitulasi dan diumumkan hasilnya pada 22 Juli, mendatang.

jokowi dan jusuf kalla

Jokowi-JK – Ist

Dalam mengawasi jalannya penghitungan suara di tingkat kabupaten/kota, Tim Pemenangan Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) mengaku menemukan sejumlah kejanggalan. Diduga telah terjadi kecurangan di sejumlah kabupaten.

Juru Bicara Tim Pemenangan Jokowi-JK Ferry Musyidan Baldan mengungkapkan, dugaan kecurangan itu terjadi di 2 Kabupaten di Pulau Madura, yakni Kabupaten Bangkalan dan Sampang. Dimana dari hasil penghitungan suara diketahui jumlah suara untuk Jokowi-JK adalah nol.

“Di kedua kabupaten itu, tidak ada suara untuk pasangan Jokowi-JK. Artinya, suara Jokowi-JK nol suara,” kata Ferry melalui keterangan tertulis, Minggu (13/7/2015) kemarin, seperti dikutip dari Liputan6.com, Senin (14/7/2014).

Menurut Ferry, jumlah suara nol untuk Jokowi-JK itu sangat tidak mungkin. Pasalnya, warga Bangkalan dan Sampang diketahui banyak yang merupakan kader PKB. Sedangkan PKB sendiri sudah berkoalisi untuk mendukung Jokowi-JK.

“Jadi kalau suara untuk Jokowi-JK sama sekali kosong atau nol, saya kira itu mustahil,” ujar Ferry.

Dugaan adanya kecurangan itu semakin mengungat, apalagi tim Jokowi-JK mencatat 2 kabupaten tersebut selalu bermasalah dalam setiap kali Pemilu. Untuk itu, Ferry meminta semua pihak untuk terus mengawasi proses penghitungan suara hingga sampai ke KPU.

Ferry pun berharap agar semua pihak mau mengakhiri praktik kecurangan dalam Pilpres 2014. Menurutnya, Pilpres yang tidak jujur hanya akan membuat masa depan negara Republik Indonesia bisa hancur.

“Semua pihak harus menahan diri untuk tidak melakukan intervensi kekuasaan dan uang guna mempengaruhi pihak lain agar mengikuti kehendak mereka,” kata Ferry.

Pasangan Jokowi-JK memang dinyatakan unggul dalam hasil quick count Pilpres 2014 versi 8 lembaga survei. Namun, hasil ini tidak bisa dijadikan patokan bahwa pasangan tersebut akan menang Pilpres. Pasalnya hasil resmi Pilpres baru akan diumumkan KPU pada 22 Juli 2014.

(YG)

Comment di sini