KPU Tegaskan Tidak Ada Pemilu Ulang

by
July 21st, 2014 at 8:51 am

Jakarta (CiriCara.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjelaskan bahwa tahapan pemungutan suara Pilpres 2014 akan berjalan sesuai jadwal. KPU menegaskan bahwa tidak akan ada Pemilu ulang karena tidak ditemukan unsur-unsur pelanggaran yang menjadi syarat mutlak dilaksanakannya Pemilu ulang.

Gadung KPU

Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) – Ist

“Kalau sudah begitu maka kami tetap melaksanakan tahapan rapat pleno sesuai dengan agenda yang dijadwalkan semula. Tidak bisa dihentikan lagi,” tegas Komisioner KPU Hadar Gumay di Gedung KPU, Jakarta, seperti dikutip dari Merdeka.com, Senin (21/7/2014).

Mengenai dugaan kecurangan di sejumlah daerah, jelas Hadar, pihak KPU sudah mengikuti rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di daerah bermasalah tersebut. Namun, tidak semua daerah perlu melakukan PSU.

Menurut Hadar, PSU hanya dilakukan di daerah yang diduga telah terjadi kecurangan atau pelanggaran. Sementara untuk daerah yang tidak terindikasi adanya kecurangan, PSU tidak akan dilakukan dan tetap menggunakan hasil pemungutan suara awal.

“Hanya beberapa daerah saja yang bisa dilakukan pemungutan ulang,” ujar Hadar.

Tahapan Pemilu 2014 tidak bisa dihentikan maupun diulang kembali sebab tidak ada aturan yang mengatur hal tersebut. Kalau ada Pemungutan Suara Ulang (PSU), hal itu hanya dilakukan di daerah-daerah yang terdapat unsur pelanggaran.

Seperti diketahui, wacana Pemilu ulang itu muncul karena kubu Prabowo-Hatta menilai rapat pleno rekapitulasi suara nasional yang sedang digelar di kantor KPU Jakarta Pusat cacat hukum. Pasalnya, masih ditemukan sejumlah kecurangan di lapangan.

Kubu Prabowo-Hatta mendesak agar KPU menghentikan rekapitulasi suara nasional tersebut. Bahkan, kubu Prabowo-Hatta mengancam akan mempidanakan KPU jika rapat pleno masih tetap digelar.

Rencananya, KPU akan mengumumkan hasil rekapitulasi suara pada Selasa, 22 Juli 2014, besok. Nantinya hasil rekapitulasi suara tersebut lah yang akan menjadi penentu siapa yang jadi Presiden Indonesia berikutnya. Apakah Jokowi atau Prabowo?

(YG)

Comment di sini