5 Poin Kenapa Prabowo Tolak Pilpres KPU

by
July 22nd, 2014 at 4:09 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Saksi dari pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa melakukan aksi walkout (WO) saat rekapitulasi suara di Komisi Pemilihan Umum (KPU), Selasa (22/7/2014). Saat itu, rekapitulasi tengah membahas perolehan suara di Provinsi DKI Jakarta.

prabowo

Prabowo Subianto – Ist/Kompas.com

Aksi WO tersebut merupakan bentuk penolakan dari tim Prabowo-Hatta terkait hasil rekapitulasi KPU yang rencananya akan diumumkan hari ini. Mereka menolak karena KPU tidak mau melakukan kroscek terkait dugaan kecurangan di sejumlah TPS di Jakarta.

Selain aksi WO para saksi, calon presiden Prabowo Subianto pun telah melakukan konferensi pers untuk menyatakan penolakannya. Mantan Komandan Jenderal Kopassus ini menganggap KPU telah bertindak tidak adil dan tidak demokratis.

Berikut 5 poin kenapa kubu Prabowo-Hatta menolak apapun hasil Pilpres KPU:

1. Kami menemukan beberapa hal yang memperlihatkan cacat pemilihan presiden 2014, hilangnya hak demokrasi. Antara lain, proses bermasalah bertentangan dengan UUD 1945.

2. Sebagai pelaksana, KPU tidak adil, tidak terbuka, banyak aturan main dilanggar KPU. Rekomendasi Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) terhadap segala kelalaian dan penyimpangan di lapangan di berbagai wilayah tanah air, diabaikan KPU.

3. Ditemukannya sejumlah tindakan pidana kecurangan pemilu yang melibatkan penyelenggara dan asing dan tujuan tertentu. Hingga pemilu jadi tidak jujur dan adil.

4. KPU selalu mengaitkan masalah ke Mahkamah Konstitusi (MK), sehingga seolah-olah keberatan Prabowo-Hatta harus di selesaikan ke MK, padahal sumber masalah ada di internal KPU.

5. Terjadi kecurangan massif, terstruktur, sistematis terhadap pelaksanaan pemilu.

Atas pertimbangan itu, kami capres cawapres Prabowo-Hatta sebagai pasal 1 ayat 2, ayat 3 UUD 1945, akan menggunakan hak konstitusional kami, menolak pelaksanaan pemilihan presiden, dan menarik diri dari proses yang berlangsung.

Dengan adanya penolakan dan penarikan diri tersebut, kubu Prabowo-Hatta berharap akan ada penyelesaian yang adil dari KPU. Mengingat hingga saat ini KPU masih belum mengumumkan hasil rekapitulasi suara nasional Pilpres 2014.

(YG)

Comment di sini