Jokowi-JK Presiden dan Wakil Presiden Indonesia Terpilih

by
July 23rd, 2014 at 9:09 am

Jakarta (CiriCara.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) akhirnya telah mengumumkan hasil Pilpres 2014 pada Selasa, 22 Juli 2014, malam kemarin. Hasilnya, pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) keluar sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia terpilih.

jokowi

Wajah gembira Jokowi dan Jusuf Kalla saat ditetapkan sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih di KPU – Ist

“Menetapkan pasangan capres dan cawapres terpilih dalam Pilpres 2014, nomor urut 2 saudara Ir H Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden,” kata Ketua KPU Husni Kamil Manik di Kantor KPU, Jakarta, saat mengumumkan hasil Pilpres.

Husni menjelaskan bahwa pasangan Jokowi-JK berhasil unggul 8.421.389 suara dari pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Dimana Jokowi-JK memperoleh 70.997.883 suara (53.15%) sementara Prabowo-Hatta hanya memperoleh 62.576.444 suara (46,85%).

Dari 33 provinsi, perolehan suara Jokowi berhasil mengungguli Prabowo di 22 provinsi. Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, Riau, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku, Papua, dan Papua Barat.

Sementara itu, Prabowo hanya unggul di Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Banten, NTB, Kalimantan Selatan, Gorontalo, dan Maluku Utara.

Dalam pengumuman tersebut disebutkan bahwa Jokowi dan JK telah ditetapkan sebagai presiden dan wakil presiden terpilih periode 2014-2019. “Keputusan ini mulai berlaku mulai tanggal ditetapkan. Jakarta 22 Juli 2014, Ketua KPU Husni Kamil Manik,” tegas Husni.

Pengumuman hasil Pilpres 2014 tersebut sempat diwarnai aksi walkout para saksi dari kubu Prabowo-Hatta. Mereka menilai, KPU dalam pelaksanaan Pilpres, 9 Juli 2014 lalu telah bertindak tidak demokratis dan tidak adil.

Calon presiden nomor urut satu, Prabowo Subianto pun sempat menyatakan penolakannya terhadap hasil Pilpres KPU tersebut. Prabowo mengimbau semua timnya untuk menarik diri dari proses rekapitulasi KPU sebagai bentuk protes.

(YG)

Comment di sini