Prabowo Sebut Pilpres 2014 Gagal dan Tidak Sah

by
July 25th, 2014 at 3:32 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Calon presiden nomor urut satu Prabowo Subianto kembali memberikan pernyataan terkait hasil Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 yang memenangkan pasangan Jokowi-JK. Ia secara tegas menilai bahwa Pilpres telah gagal dan tidak sah, lantaran telah terjadi kecurangan-kecurangan.

prabowo

Prabowo Subianto – Ist/Youtube

Pernyataan tersebut diungkapkan Prabowo melalui sebuah video yang diunggah ke Youtube, Kamis (24/7/2014), melalui akun resminya. Dalam video berdurasi 23 menit 27 detik tersebut Prabowo mengkritik bahwa Pemilu yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) itu tidak demokratis.

KPU dinilai telah bertindak tidak jujur dan tidak netral. “Esensi demokrasi adalah pemilihan yang bersih dan pemilihan yang jujur,” kata Prabowo dalam video tersebut, seperti dikutip dari Kompas.com, Jumat (25/7/2014). .

Lebih lanjut, menurut Prabowo, pada pelaksanaan Pemilu 2014 lalu telah banyak terjadi kecurangan yang masif dan sistematis. Bahkan, bukti kecurangan-kecurangan Pemilu tersebut pun telah dimiliki oleh tim suksesnya.

“Dengan sangat sedih dan sangat menyesal, kami mengatakan bahwa Pemilu ini sesungguhnya gagal, bahwa Pemilu ini tidak sah, bahwa Pemilu presiden ini adalah melanggar kaidah-kaidah demokrasi,” tegas Prabowo.

Prabowo pun mengatakan, apabila rakyat merestui keputusan KPU dalam Pilpres 2014, maka itu sama saja dengan rakyat telah merestui kecurangan dan kebohongan.

Dalam video tersebut, Prabowo pun sempat menceritakan alasan kenapa dirinya maju sebagai calon presiden. Ia mengaku merasa prihatin dengan kekayaan negara yang justru mengalir ke bangsa negara lain. Itulah sebabnya dia ingin menjadi presiden untuk memperbaikinya.

Seperti diketahui pasangan nomor urut satu; Prabowo Subianto-Hatta Rasaja hanya mendapat 62.576.444 (46,85%) suara dari hasil rekapitulasi KPU. Sementara pasangan nomor urut dua; Joko Widodo-Jusuf Kalla mendapat 70.997.883 (53,15%) suara.

Berdasarkan hasil rekapitulasi tersebut, KPU pun mengumumkan bahwa Jokowi-JK keluar sebagai presiden dan calon presiden terpilih. Untuk menentang hasil KPU tersebut, kubu Prabowo pun hari ini telah melayangkan surat gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

(YG)

Comment di sini