Pulau Kiluan dan Pulau Kumbang Dijual?

by
August 27th, 2014 at 3:30 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Pulau Kiluan dan Pulau Kumbang kabarnya akan dijual dengan harga yang hanya mencapai miliaran rupiah saja. Kabar tersebut mencuat setelah dua pulau itu masuk dalam daftar jual situs penjualan pulau online, privateislandsonline.com.

pulau kiluan

Pulau Kiluan dijual – Ist

Dalam situs tersebut, Pulau Kiluan yang berada di Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, Lampung ini dibanderol dengan harga USD 300 ribu atau setara dengan Rp 3,5 miliar. Tidak hanya dijual, Pulau Kiluan pun bisa disewa selama 25 tahun dan diperpanjang hingga 70 tahun.

Pulau Kiluan ini sebenarnya bisa saja diolah menjadi tempat wisata. Pasalnya di pulau ini sering ditemui kawanan lumba-lumba liar. Mamalia laut yang sangat cerdas ini biasa menyelam bebas di bawah laut kristal.

Sementara itu, Pulau Kumbang yang berada di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat ini ditawarkan dengan harga USD 1,8 juta atau sekitar Rp 22 miliar. Untuk menarik calon pembeli pulau, privateislandsonline.com juga menuliskan berbagai kelebihan Pulau Kumbang.

Pulau Kumbang ini diketahui memiliki luas sekitar 6,8 hektare dengan rincian 4,5 hektare. Pulau ini dipenuhi oleh kelapa dan pohon tropis lainnya yang semakin memperindah pemandangan pulau dan membuatnya terlihat sejuk.

Munculnya nama Pulau Kiluan dan Pulau Kumbang di situs penjualan pulau online jelas membuat sejumlah pengguna media sosial geram. Mereka tak menyangka sebuah pulau bisa dijual dengan harga yang lebih murah dibanding harga sebuah rumah mewah.

pulau kumbang

Pulau Kumbang dijual – Ist

“Tidak masuk akal harga jual rumah diperumahan lebih tinggi daripada harga jual pulau yang merupakan aset dan kekayaan Indonesia,” tulis akun @IgnKristanti.

Meskipun demikian, Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan Erizon membantah kabar penjualan pulau. Menurutnya, Pulau Kumbang memang tengah dikontrakkan ke salah seorang pengusaha asal Bali oleh kaum adat setempat. Namun ia membantah pulau tersebut dijual.

“Enggak benar itu. Pulau itu tidak dijual. Bisa disebut dengan kontrak bawah tangan. Pemerintah tidak tahu,” kata Erizon.

Erizon mengakui bahwa secara hukum pulau tidak boleh dimiliki siapa pun. Namun kenyataannya, Pulau Kumbang dikuasai oleh kelompok adat. Pasalnya pulau tersebut berada di tanah ulayat kaumnya. “Di sini, tanah ulayat masih kental dan dimiliki suatu kaum,” jelasnya.

(YG)

Comment di sini