Jokowi Akan Naikkan Harga BBM Setelah Dilantik

by
August 29th, 2014 at 11:14 am

Jakarta (CiriCara.com) – Presiden terpilih Joko Widodo alias Jokowi mengaku siap menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi setelah dirinya dilantik. Hal ini lantaran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menolak permintaannya untuk menaikkan BBM.

jokowi

Joko Widodo – Ist

Jokowi memang awalnya meminta Presiden SBY menaikkan harga BBM subsidi untuk menekan defisit APBN 2015. Namun, SBY menolak permintaan tersebut karena momennya tidak tepat. Apalagi saat ini adalah massa-massa akhir jabatan SBY.

Kebijakan menaikkan harga BBM subdisi memang dinilai sebagai kebijakan yang tidak populer dan bisa menurunkan elektabilitas para pemimpin negara. SBY tentu tidak ingin meninggalkan kesan buruk di akhir massa jabatannya.

Meskipun demikian, Jokowi mengaku akan tetap menaikkan harga BBM setelah dirinya dilantik pada 20 Oktober 2014, mendatang. Ia tidak masalah jika elektabilitasnya turun. “Saya siap untuk tidak populer,” kata Jokowi di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (28/8/2014), kemarin.

Jokowi menilai, sudah saatnya alokasi dana subsidi BBM dialihkan ke hal-hal yang sifatnya lebih produktif dan menghasilkan. Menurutnya, selama ini subsidi BBM hanya dinikmati oleh para pemilik kendaraan pribadi.

“Harus dialihkan ke usaha produktif, misalnya usaha di desa, pupuk, benih, pestisida, dan mesin untuk nelayan. Jangan sampai masyarakat kita konsumtif pakai BBM terus. Harus berubah, konsumsi jadi produktif,” kata Jokowi.

Setelah harga BBM subsidi dinaikkan, jelas Jokowi, nantinya akan ada sosialisasi kepada masyarakat serta usaha-usaha produktif. Dengan demikian, dana subsidi BBM bisa dialihkan ke hal produksi untuk membantu perekonomian masyarakat.

Untuk saat ini, Jokowi mengaku tidak bisa berbuat apa-apa. Ia menjelaskan bahwa statusnya saat ini masih sebagai gubernur, belum presiden. Karenanya Jokowi tidak bisa langsung menaikkan harga BBM subsidi.

“Ya kamu harus ngerti saya ini masih gubernur. Ini wilayahnya sekarang, wilayahnya beliau (SBY),” kata Jokowi.

Meski berencana untuk menaikkan harga BBM subsidi, Jokowi belum memberikan kepastian kapan rencana tersebut akan dilakukan. Namun yang jelas, Jokowi akan resmi jadi Presiden Republik Indonesia pada 20 Oktober, mendatang.

(YG)

Comment di sini