Adik Megawati: Jargon Kerakyatan Jokowi Cuma Pencitraan

by
September 4th, 2014 at 9:05 am

Jakarta (CiriCara.com) – Mantan Ketua Dewan Pertimbangan Partai NasDem, Rachmawati Soekarnoputri mengkritik rencana presiden terpilih Jokowi untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Pasalnya, kebijakan tersebut tidak merakyat.

rachmawati

Rachmawati Soekarnoputri – Ist

Rachmawati menyayangkan pemerintah Jokowi malah pilih membebankan ke masyarakat untuk mengatasi masalah keuangan negara. Menurutnya, ini tidak sesuai pemikiran presiden pertama sekaligus ayahnya, Soekarno.

“Jadi kerugian negara itu harus ditutup dengan, artinya rakyat yang membayar. Jadi sosialisme Indonesia yang diinginkan Soekarno jauh dari pemerintahan akan datang (pemerintahan Jokowi-JK),” ujar Rachmawati, seperti dikutip dari Merdeka.com.

Lebih lanjut, Rachma menyebut bahwa jargon kerakyatan yang sering dilontarkan kubu Jokowi itu adalah bohong. Ia menilai jargon kerakyatan tersebut hanya untuk pencitraan saja. Menurutnya, jargon untuk kepentingan rakyat itu hanya omong kosong.

“Nggak ada jaminan jargon-jargon kerakyatan itu akan digunakan dari kehendak rakyat. Bohong! Itu hanya sebagai pencitraan saja,” kata Rachma, yang juga merupakan adik dari Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Terkait pidato Jokowi yang ingin membangkitkan pemikiran Trisakti milik Soekarno, Rachma menilai itu hanya omong kosong. Dia juga menyebut bahwa ide Revolusi Mental yang diusung kubu Jokowi saat Pemilu 2014 lalu itu tidak jelas.

“Kemarin saya dengan pidato Jokowi. Mengatakan Trisakti. Omong kosong. Tidak akan mungkin Trisakti Bung Karno berjalan atas landasan UU yang leberal. Tabrakan! Tak akan bisa dilaksanakan. Tidak jelas. Revolusi Mental itu tidak jelas,” kata Rachma.

Rachma pun mengaku heran dengan kinerja pakar-pakar dari kubu Jokowi-Jusuf Kalla. Kenapa mereka tidak bisa mencari solusi lain yang tidak akan memberatkan masyarakat itu sendiri.

“Itu pakar-pakarnya mereka bagaimana? Mereka tidak bisa berbuat lain kecuali harus mengikuti pasar?” kata Rachma.

Bagaimana dengan Anda? Setuju kah dengan rencana kenaikkan harga BBM yang akan dilakukan pemerintahan Jokowi-JK?

(YG)

Comment di sini