Jero Wacik Jadi Tersangka, Pemotor: Bagi Duitnya Woy!

by
September 4th, 2014 at 11:49 am

Jakarta (CiriCara.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik (JW) sebagai tersangka, Rabu (3/9/2014), kemarin. Jero diduga melakukan korupsi terkait pengadaan proyek di Kementerian ESDM pada 2011-2013.

menteri jero wacik

Jero Wacik – Ist

Salah satu pimpinan KPK, Zulkarnaen mengatakan bahwa surat perintah penyidikan atas kasus Jero Wacik sudah keluar per tanggal 2 September 2014, lalu. “Peningkatan status menjadi penyidikan atas nama tersangka JW dari Kementerian ESDM,” katanya.

Ketua KPK Abraham Samad sebelumnya menyebutkan, KPK menemukan indikasi pemerasan terkait kasus korupsi pengadaan proyek di Kementerian ESDM tersebut. Dari hasil penyelidikan, KPK menemukan adanya dugaan keterlibatan Jero Wacik, selaku Menteri ESDM.

Berita Jero Wacik jadi tersangka korupsi itu memang cukup mengejutkan banyak pihak, termasuk masyarakat. Sampai-sampai ada salah satu pengendara motor yang berteriak di depan rumah dinas Jero Wacik untuk membagi duitnya.

“Woy! Bagi-bagi duitnya woy,” teriak salah satu pengendara motor yang melintas di depan rumah dinas Menteri ESDM di Jalan Denpasar Block C-3 Kav No 16, Jakarta Selatan, seperti dikutip dari detik.com, Kamis (4/9/2014).

Aksi pengendara motor tersebut sempat membuat penjaga rumah dan sejumlah wartawan kaget. Seperti diketahui, para wartawan sengaja berkumpul di depan rumah dinas Jero Wacik untuk mendapatkan informasi terkait kasus korupsi di Kementerian ESDM.

Namun sayang, menurut penjaga rumah, keluarga Jero Wacik sudah tidak ada di rumah dinas tersebut. “Dari kemarin nggak pulang, ibu juga enggak ada,” kata si penjaga rumah yang tidak mau disebutkan namanya itu.

Suasana di rumah dinas Jero Wacik tersebut memang sudah terlihat sepi. Hanya terlihat mobil dinas B 1507 yang terparkir di halaman rumah. Penjaga rumah pun meminta para awak media sebaiknya mencari informasi ke kantor ESDM.

“Ke kantor aja mas mba, di sana kan pasti lebih resmi,” kata si penjaga.

Dari hasil penyelidikan sementara, KPK mengungkapkan bahwa dana korupsi Jero Wacik digunakan untuk kepentingan pribadi dan pencitraan. Dana korupsi Jero Wacik itu sendiri mencapai Rp 9,9 miliar.

(YG)

Comment di sini