Buruh Minta Gaji Naik Lagi, Buat Liburan ke Bali

by
September 8th, 2014 at 10:27 am

Jakarta (CiriCara.com) – Kalangan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) kembali menuntut kenaikan gaji atau upah sebesar 30% dari upah minimum yang berlaku saat ini. Kenaikan upah tersebut untuk tahun 2015 mendatang.

upah buruh naik 2015

Buruh minta naik gaji di 2015 – Ist

Sekretaris Jenderal KSPI Muhammad Rusdi menjelaskan bahwa kenaikan upah 30% itu berdasarkan pertambahan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) sebanyak 24 item. Jika ditotal dengan KHL saat ini yang berjumlah 60 item, maka KHL buruh tahun 2015 jadi 84 item.

“Tahun 2015 kami menuntut upah naik 30%, bahkan di luar Jabodetabek sampai 40%. Itu sangat rasional, dengan catatan naikkan dulu jumlah KHL yang disurvei,” kata Rusdi di konferensi pers KSPI di Menteng, Jakarta Pusat, seperti dikutip dari detik.com.

Dengan adanya desakan kenaikan 30% tersebut, Rusdi mendesak agar upah buruh di Jabodetabek naik jadi Rp 3,2 juta. Untuk saat ini, upah minimum buruh di Jabodetabek sebesar Rp 2,4 juta.

“Di Jabodetabek kita minta jadi sekitar Rp 3,2 juta,” kata Rusdi.

Menurut Rusdi, buruh tidak bisa membantu saudaranya karena upah yang kecil. Buruh juga sering dipandang sebelah mata. Karenanya dia mendesak kenaikan upah buruh agar ada peningkatan harkat dan martabat di kalangan buruh.

Lebih lanjut, Rusdi membandingkan buruh Malaysia dan Australia yang bisa pergi jalan-jalan ke luar negeri dan Bali. Sementara dengan gaji Rp 2,4 juta, buruh di Indonesia hanya bisa untuk pulang kampung.

“Dengan upah Rp 2,4 juta ini nggak mungkin punya wacana liburan ke Bali atau ke luar negeri. Paling banter pulang kampung. Kalau buruh di Australia, Malaysia itu ke Bali,” ujar Rusdi, seperti dikutip dari detik.com, Senin (8/9/2014).

Berikut adalah tambahan 24 item yang diinginkan masuk dalam KHL 2015:

- Jaket, kaos, jam tangan, jam dinding, tas kerja, sandal semi formal, parfum (kualitas KW super), bedak, jas hujan, komputer, telepon seluler, pulsa, payung, dompet, karpet, kipas angin, mesin cuci, dispenser, perlengkapan P3K, keset kaki, hanger dan gorden, perlengkapan makan (mangkok, meja, dan kursi makan).

Jika upah tidak naik, buruh pun mengancam akan melakukan aksi mogok nasional pada akhir Oktober atau awal November. Tidak hanya meminta upah naik, mereka pun mendesak agar BBM subsidi tidak dinaikkan.

(YG)

Comment di sini