FPI Sebar Spanduk Tolak Ahok Jadi Gubernur DKI

by
September 18th, 2014 at 11:42 am

Jakarta (CiriCara.com) – Sebuah spanduk penolakan terhadap Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) agar tidak jadi Gubernur DKI terpasang di lampu merah Pejaten, Jakarta Selatan, Kamis (18/9/2014). Di spanduk terdapat lambang FPI dan LPI.

spanduk fpi tolak ahok

Spanduk tolak Ahok jadi Gubenur DKI – Ist/detik.com

Saat dikonfirmasi terkait spanduk tersebut, Front Pembela Islam (FPI) mengaku sengaja memasangnya. Bahkan Ketua FPI DKI Jakarta, Salim Alatas mengatakan bahwa pihaknya juga memasang spanduk serupa di empat wilayah lainnya.

Pria yang biasa disapa dengan nama Habib Selon ini mengatakan secara tegas pihaknya menolak Ahok jadi gubernur. Ia juga mengancam akan melakukan demonstrasi di DPRD DKI di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, pada 24 September, mendatang.

“Kita sebar di 5 wilayah, kita tolak Ahok. Kita juga akan demo besar-besaran ke DPRD DKI,” tutur Habib Selon, seperti dikutip dari detik.com, Kamis (18/9/2014).

Selon membantah pihaknya ditunggangi oleh kepentingan politik. Ia menegaskan bahwa FPI menolak Ahok karena dia bukan orang Islam. Selain itu, sikap Ahok yang suka marah-marah pun dinilai sebagai tindakan yang sok jagoan.

“Kita menolak Ahok harga mati karena dia bukan orang Islam, dan dia merasa hebat,” jelas Selon yang juga sering nongol di salah satu sinetron ini.

Menurut Selon, pihaknya sudah mendapat banyak aduan dari sejumlah PNS yang sudah tua terkait sikap Ahok. Pasalnya Ahok dinilai sok jagoan saat mengatur anak buahnya. Itulah sebabnya FPI menolak Ahok jadi pemimpin nomor satu di DKI Jakarta.

“Tegas oke, tapi jangan merasa hebat, jangan mulutnya kaya comberan,” ujar Selon.

Meskipun demikian, Selon mengaku tidak mempunyai calon untuk menjadi Gubernur DKI. Bagi dia, Gubernur DKI yang penting harus Islam, pasalnya dulu warga Jakarta memilih Jokowi bukan memilih Ahok.

“Kalau bisa berantas korupsi mah, semua juga bisa. Bukan hanya Ahok. Sudah kewajiban berantas korupsi. Buat kita gubernur yang penting Islam,” tegas Selon.

Selon juga mengatakan bahwa biaya yang digunakan untuk membuat spanduk penolakan Ahok itu adalah biaya dari pihak FPI sendiri. Ia pun menyebut “haram” jika biaya spanduk itu dari orang lain.

(YG)

Comment di sini