Surat Bagi-bagi Kursi Koalisi Prabowo Beredar

by
September 30th, 2014 at 11:30 am

Jakarta (CiriCara.com) – Koalisi Prabowo Subianto atau Koalisi Merah Putih (KMP) yang diikuti oleh Partai Gerindra, PAN, Golkar, PKS, dan PPP dikabarkan tengah merencanakan bagi-bagi kursi di DPR. Hal ini mencuat setelah fotokopi surat tersebut beredar.

fotokopi surat bagi-bagi kursi

Surat diduga bagi-bagi kursi di DPR oleh KMP – Merdeka.com

Seperti yang diberitakan Merdeka.com, baru-baru ini beredar fotokopi surat diduga berisi kesepakatan bagi-bagi kursi antar partai politik yang tergabung di KMP. Terdapat enam poin kesepakatan yang tercantum dalam fotokopi surat tersebut.

Dimana pada poin ke-4, dituliskan bahwa KMP sepakat dan secara penuh memberikan dukungan kepada Gerindra untuk mengisi jabatan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI). Dan jabatan wakil MPR untuk Golkar, PAN, PKS dan PPP.

Pada poin ke-5, dijelaskan bahwa jika pasangan Prabowo-Hatta menang Pilpres, maka anggota KMP sepakat untuk memberikan dukung kepada Partai Demokrat untuk mengisi jabatan Ketua MPR dan pimpinan lain ditentukan secara proposional dengan mengikutsertakan 1 pimpinan dari DPD.

Pada poin ke-6, dijelaskan bahwa KMP sepakat untuk pengisian jabatan alat kelengkapan DPR/MPR RI ditentukan secara proposional berdasarkan perolehan besaran jumlah kursi yang dimiliki partai anggota KMP.

Diamana komposisinya adalah;
- Golkar 91 kursi, berhak menduduki 5 posisi ketua dan 15 posisi wakil ketua pada alat kelengkapan DPR dari 16 total jumlah alat kelengkapan DPR.

- Gerindra 73 kursi, berhak menduduki 4 posisi ketua dan 12 posisi wakil ketua pada alat kelengkapan DPR.

- PAN 49 kursi, berhak mendapat 3 posisi ketua dan 8 posisi wakil ketua pada alat kelengkapan DPR.

- PKS dapat 2 posisi ketua dan 7 posisi wakil ketua pada alat kelengkapan DPR.

- PPP dapat 2 posisi ketua dan 6 posisi wakil ketua pada alat kelengkapan DPR.

Surat kesepakatan itu ditandatangani oleh masing-masin ketua fraksi: Ketua Fraksi Golkar Setya Novanto, Ketua Fraksi Gerindra Ahmad Muzani, Ketua Fraksi PAN Tjatur Sapto Edy, Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid, dan Ketua Fraksi PPP Hasrul Azwar. Dalam surat tertulis tertanggal bulan Juli 2014.

Meskipun demikian, Jubir KMP Tantowi Yahya mengaku tidak tahu menahu soal surat kesepakatan bagi-bagi kursi tersebut. Namun, Tantowi mengakui bahwa dalam perjanjian KMP memang disepakati bahwa Golkar mendapat jatah Ketua DPR.

“Saya enggak tahu mengenai surat beredar itu, tapi kalau kesepakatan Golkar jadi Ketua DPR itu iya,” kata Tantowi yang juga merupakan kader Partai Golkar, seperti dikutip dari Merdeka.com, Selasa (30/9/2014).

(YG)

Comment di sini