Serba-Serbi ASI dan Ibu Menyusui

by
October 14th, 2014 at 10:37 am

CiriCara.com – Bagi ibu yang baru melahirkan, kewajiban utamanya adalah merawat dan mensuplai kebutuhan gizi sang anak. Harapan setiap orang tua yang baru saja dikaruniai anak mungkin sama, yakni ingin melihat anaknya tumbuh sehat.

 

ibu dan anak

Ibu menyusui – Ist

ASI (air susu ibu) Eksklusif merupakan kebutuhan mendasar bagi bayi. Makanan utama bagi bayi ini mengandung berbagai macam kandungan yang sangat baik untuk tumbuh kembang bayi. Diantaranya yaitu Immunoglobulin (zat kekebalan tubuh), laktoferin (pengikat zat besi), Lysozyme (zat penting untuk proses pencernaan), dan sebagainya.

Menurut banyak penelitian, bayi yang diberi ASI biasanya memiliki tingkat intelegensia yang lebih tinggi, lebih lincah dan mudah bersosialisasi saat dewasa kelak. Oleh karena berbagai macam manfaat untuk sang bayi, WHO menyarankan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama.

Selain itu untuk mengetahui sudah terpenuhikah kebutuhan ASI, anda perlu memperhatikan banyaknya ASI yang dibutuhkan sesuai dengan usia bayi anda.

Usia Bayi

ASI yang dibutuhkan

1 hari

5-7 ml sekali minum

3 hari

22-27 ml sekali minum

1 minggu

45-60 ml sekali minum

1 bulan

80-150 ml sekali minum

2-6 bulan

570-900 ml per hari

Lebih dari 6 bulan

sekitar 875 ml per har

Dengan menyusui, sang ibu telah membangun sebuah momentum intim dengan bayinya. Maksudnya disini adalah dengan aktivitas menyusui ini, sang buah hati bisa merasakan kehangatan dan kasih sayang langsung dari ibunya. Namun terkadang ada saja para ibu yang enggan menyusui karena beragam alasan. Karena kesibukan mereka, takut bentuk payudaranya tidak lagi indah dan sebagainya merupakan hal yang tidak sebaiknya dilakukan. Memang benar menyusui dapat mengurang keindahan bentuk payudara, namun anda masih bisa melakukan perawatan khusus payudara secara teratur untuk menjaga bentuk payudara anda tetap indah.

Perlu diketahui bahwa payudara terdiri atas lemak, kelenjar, dan saluran (ductus). Sedang di bawahnya terdapat otot penyangga, yaitu otot pectoralis mayor. Untuk menjaga payudara agar tetap kencang dan tidak kendur, apalagi setelah proses kehamilan dan menyusui, ada beberapa tips yang bisa dilakukan:

  1. Menjaga kekuatan otot penyangga payudara, yaitu dengan melakukan latihan, seperti mengangkat beban dengan dumbbell. Olahraga berenang, tenis, jogging, dan hiking juga bisa menguatkan otot dada.
  2. Untuk menjaga kekencangan kulit dan mencegah terbentuknya stretchmarks pada kulit payudara, oleskan krim atau losion khusus yang mengandung vitamin dan minyak zaitun.
  3. Lakukan pemijatan secara teratur pada area payudara.
  4. Bisa juga dilakukan dengan perawatan spa khusus payudara. Tujuannya untuk memperlancar aliran darah ke payudara dan menjaga elastisitas kulit payudara.
  5. Jika bisa, angin-anginkan sebentar puting Anda setelah menyusui. Gunakan breast pad di dalam bra untuk menyerap ASI yang keluar dan gantilah pad sesering mungkin.

Semoga bermanfaat!

Comment di sini