Cara Lindungi Anak dari Bahaya Jejaring Sosial

by
October 17th, 2014 at 10:42 am

CiriCara.com – Saat ini pengguna jejaring sosial sudah berasal dari berbagai usia. Mulai dari orang tua bahkan hingga anak-anak di bawah umur. Kemudahan mengakses internet dan semakin banyaknya smartphone murah, menjadi salah satu penyebab jejaring sosial kian diminati banyak orang.

sosial media

Jejaring Sosial – Ist

Namun, banyaknya pengguna jejaring sosial anak-anak justru semakin membuat para orang tua jadi khawatir. Apalagi, di jejaring sosial juga kerap terjadi pem-bully-an terhadap para penggunanya. Aksi saling ejek dan hina antar pengguna bisa terjadi kapan saja.

Tentu Anda tidak mau kan, jika anak Anda jadi korban bully atau bahkan harus berurusan dengan hukum karena mem-bully seseorang? Untuk itu, butuh perhatian khusus agar anak-anak bisa menggunakan jejaring sosial dengan baik dan benar.

1. Pantau terus

Jika anak sudah mulai menggunakan jejaring sosial, Anda harus mulai melakukan pengecekan secara rutin di smartphone-nya. Anda juga bisa memantau kegiatan anak di jejaring sosial dengan menjadi temannya (dengan akun palsu). Pemantauan ini berguna untuk menjaga agar anak tetap aman di jejaring sosial.

2. Punya akses

Anda harus punya password jejaring sosial anak agar bisa tetap memantaunya. Minimal Anda punya akses ke email yang dipakainya untuk ber-jejaring sosial. Melalui email, Anda bisa tahu kegiatan anak selama di media sosial.

3. Buat aturan

Jangan sampai karena jejaring sosial, anak Anda jadi menutup diri dari pergaulan dan malah asik dengan laptop atau smartphone. Buat aturan seperti pembatasan penggunaan jejaring sosial hanya boleh pas hari libur. Aturan ini bertujuan agar anak tetap mempunyai waktu bersama keluarga.

Anak Kecil Pakai Laptop Buat Facebook-an4. Beri pengarahan

Anda bisa mendampingi anak saat memakai jejaring sosial. Dan di saat yang sama pula, Anda bisa memberikan arahan mengenai hal yang baik dan tidak baik. Dengan arahan ini anak Anda pasti akan lebih bijak lagi dalam memakai jejaring sosial.

5. Jangan mudah percaya

Saat ini penipuan di jejaring sosial sudah semakin marak terjadi. Nah, Anda harus memberitahu anak untuk tidak gampang percaya saat berkomunikasi atau chating dengan orang yang tidak dikenal di jejaring sosial. Pasalnya, kasus penculikan, pemerkosaan, dan bahkan penipuan uang bisa berawal dari jejaring sosial.

Tidak ada salahnya memberikan gadget canggih agar anak melek teknologi. Namun, Anda sebagai orangtua juga tetap harus mengawasi penggunaan gadget canggih tersebut. Jangan sampai gadget yang Anda berikan itu malah memberi pengaruh buruk pada anak.

(YG)

Comment di sini