Cara Penyembuhan Penyakit Asidosis Tubulus Renalis

by
October 20th, 2014 at 8:27 am

CiriCara.com – Siapa yang tak kenal dengan penyakit ini (ATR),Ini adalah nama penyakit ginjal (rhenal) khususnya pada bagian tubulus. Menurut para sebagian dokter bahwa penyakit jenis ini adalah penyakit langka dengan manifestasi klinis yang tidak spesifik yang terkadang diagnosis sering terlambat.

Pegal linu / Ist

 / Ist

Penyakit ATR dalam kondisi normal akan menyerap asam sisa metabolism dari darah kemudian membuangnya ke dalam urin. Pada si penderita ginjalnya tidak bisa berfungsi normal pada tubulus renalis, sehingga terjadi penimbunan asam dalam darah juga sekaligus mengakibatkan terjadinya asidosis yang tingkat keasamannya menjadi ambang normal. Penyakit ini disebabkan karena faktor keturunan atau akibat timbul dari obat-obatan, keracunan logam atau penyakit autoimun.

Dampak dari penyakit ATR apabila dibiarkan menjalar pada tubuh kita, berakibat:

  • Terjadinya kadar kalium dalam darah rendah, jika kadar kalium darah rendah berakibat kelainan neurologis seperti otot menjadi lemah, refleks yang menurun dan kelumpuhan.
  • Terjadinya pengendapan dalam ginjal yang mengakibatkan pembentukan pada batu ginjal, jika terjadi maka bisa menjadi biang kerusakan pada sel-sel ginjal dan gagal ginjal kronis kekurangan cairan dalam tubuh atau dehidrasi.
  • Tulang menjadi lunak dan bengkok sehingga timbul rasa nyeri dibuatnya.
  • Pada motorik tungkai bawah mengalami gangguan, ini merupakan keluhan utama yang sering dijumpai pada anak kecil seperti keterlambatan untuk duduk, merangkak dan berjalan.
  • Terjadinya gangguan penyerapan zat gisi disebabkan karena kelebihan asam lambung dan usus
  • Penderita mengalami keterlambatan pada tumbuh kembang dan berat badan menjadi susut.

PENYEMBUHAN

Sejauh ini dunia penelitian bidang kedokteran belum mampu menemukan obat atau terapi untuk penyembuhan penyakit  ini.  Karena penyakit tersebut tergolong sebagai penyakit yang merusak organ tubuh, seperti penyakit diabetes mellitus. Tujuan terapi adalah koreksi asidosis dan mempertahankan kadar bikarbonat dan kalium serum normal.

Sementara ini penanganan untuk penyakit ATR baru sebatas terapi untuk mengontrol ada tidaknya tingkat keasaman darah, yang dengan diberikannya obat yang mengandung zat yang bersifat basa (alkalin) secara terus-menerus, sehingga akan tercapai tingkat keasaman yang bersifat netral, seperti yang terjadi pada orang normal pada umumnya. Zat basa tersebut mengandung bahan aktif natrium bikarbonat.

Comment di sini