Berkunjung ke Obyek Wisata Kudus, Yuk !

by
October 27th, 2014 at 10:24 am

CiriCara.com – Provinsi Jawa Tengah itu sangat luas dan kota-kota yang masuk wilayah Jawa Tengah pun sungguh beragam dari budaya, sejarah, wisata, kuliner dan lain-lain. Kalau kita ingat dengan soto, pasti dibenak kita akan tergambar seperti soto Kudus, tetapi penulis tidak akan membahas masalah kulinernya seperti soto Kudus itu, tetapi obyek wisata Kudus yang katanya menarik hati.

Kudus, merupakan kota miniatur di provinsi Jawa Tengah, wilayah Kudus mempunyai luas wilayah sebesar 425,19 km2 . Walaupun demikian kabupaten kudus ini termasuk kabupaten yang mempunyai banyak kemajuan-kemajuan dibanding dengan kabupaten lainnya. Di Kudus pun terkenal dengan pabrik rokoknya seperti PT Djarum dan lain sebagainya. Perusahaan rokok ini malah terkenal di Kudus, dengan adanya pabrik ini maka masyarakat sekitarnya terangkat secara ekonomi.

Disamping perusahaan rokok, Kudus juga terkenal dengan obyek wisata – obyek wisata yang harus dikembangkan juga dikunjugi, seperti:

1. Menara Kudus

Menara kudus

Ist

Kudus terkenal  dengan menaranya, menara ini berada di area kompleks Masjid Al-Aqsa. Masjid Al-Aqsa kurang begitu terkenal di kalangan warga sekitar, karena Masjid ini hanya terkenal dengan Menaranya saja yang bernilai historis cukup tinggi, eksotis dan unik.

2. Pemakaman Sunan Muria

pemakaman sunan muria

Tangga menuju makam Sunan Muria – Ist

Pemakaman Sunan Muria atau Syeh Raden. Umar Sa’id, dimakamkan di daerah Colo Kec. Dawe, berjarak kira-kira 18 Km dari kota Kudus. Lokasi di atas bukit  dan berada satu kompleks dengan Masjid Sunan Muria. Selama perjalanan menuju ke lokasi makam, para pengunjung selalu dihadapkan dengan para penjual cinderamata yang menawarkan produk-produk khas Kudus, seperti tasbih, sajadah, foto-foto para wali, aksesori berupa gelang, anting, serta makanan.

Masih pada lokasi Makam, pengunjung juga dapat melihat dengan jelas beberapa peninggalan sejarah seperti bangunan Masjid yang berjoglo atapnya, susun tiga beratap kayu sirap yang terbuat dari batang daun kelapa, empat tiang pondasi masjid dan sebuah bedug kuno yang dibuat sekitar tahun 1834

Comment di sini