6 Tips Mengatasi PMS Wanita

by
November 3rd, 2014 at 10:01 am

CiriCara.com – Menstruasi merupakan peristiwa pendarahan dari rahim disertai pelepasan selaput lendir rahim yang terjadi secara periodik bulanan. Setiap wanita sehat yang tidak sedang hamil dan tidak menopause akan mendapat menstruasi secara teratur pada setiap bulannya.

menstruasi

PMS – Ist

Sebagian wanita yang masih subur akan mengalami gejala fisik tertentu seperti kram perut, sakit pinggul, tidak mood, dan kembung atau muntah menjelang haid. Gejala tersebut disebut PMS atau Pre Menstruasi Syndrome yang dialami wanita sebelum datang bulan.

Pada sebagian wanita gejala PMS juga ditandai dengan perubahan emosi secara mendadak, seperti mudah marah, tersinggung dan lebih sensitive, dan beberapa gangguan emosi lain yang bersifat psikis. Tentu saja hal tersebut akan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, apalagi untuk wanita-wanita yang aktif.

Untuk mengatasi PMS, ada 6 tips jitu yang bisa Anda lakukan selama PMS:

1. Berolahragalah untuk membantu meningkatkan mood dan melawan kelelahan yang Anda rasakan. Untuk mendapatkan manfaatnya, berolahragalah secara teratur, tidak hanya ketika gejala PMS muncul. Lamanya berolahraga minimal 30 menit setiap hari.

2. Menjelang menstruasi, wanita kadang merasakan iritabilitas, mudah marah, menjadi cengeng dan mudah menangis, depresi, dan kecemasan yang datang dan pergi. Lakukanlah hal-hal yang menyenangkan untuk mengalihkan perhatian Anda dari bad mood. Sebisa mungkin hindarkan diri dari hal-hal yang membuat Anda stres.

3. Untuk mengurangi gejala PMS, Anda bisa menghindari beberapa jenis dari makanan ini:
• Garam, dapat meningkatkan kembung.
• Kafein, dapat menyebabkan iritabilitas.
• Gula, dapat membuat hasrat buruk.
• Alkohol, dapat mempengaruhi suasana hati.

nyeri haid

Nyeri di perut saat menstruasi – Ist

4. Minum banyak air untuk menghindari dehidrasi-dehidrasi yang dapat mengakibatkan sakit kepala dan kelelahan.

5. Makanan yang kaya vitamin B dapat membantu melawan PMS. Dalam satu studi, peneliti mengikuti lebih dari 2.000 wanita selama 10 tahun. Mereka menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi makanan tinggi tiamin (daging babi, kacang brasil) dan riboflavin (telur, produk susu) lebih kecil kemungkinannya mengalami PMS. Anda tidak akan mendapatkan manfaat yang sama jika hanya memenuhi asupan vitamin B melalui suplemen.

6. Obat penghilang rasa sakit dapat mengurangi beberapa gejala fisik PMS, seperti nyeri payudara, sakit kepala, sakit punggung, atau kram. Obat yang dijual bebas dan bekerja dengan baik mengatasi gejala-gejala ini antara lain aspirin, ibuprofen dan naproxen.

Comment di sini