Cara Penyebaran Virus Ebola

by
November 5th, 2014 at 10:58 am

CiriCara.com – Badan kesehatan seluruh dunia saat ini tengah menyerukan waspada terhadap penyebaran virus Ebola, tak terkecuali di Indonesia. Apalagi virus yang juga biasa disebut dengan nama EBOV ini bisa menyebar melalui berbagai faktor.

virus ebola

Virus Ebola – Ist/Liputan6

Ada lima strain virus Ebola, yaitu Bundibugyo ebolavirus, Zaire ebolavirus, Sudan ebolavirus, Tai Forest ebolavirus, dan Reston ebola virus. Tiga strain yang paling sering menimbulkan wabah penyakit adalah jenis Bundibugyo, Zaire, dan Sudan.

Di Indonesia sendiri, saat ini ada sejumlah pasien rumah sakit yang diduga terkena virus Ebola. Kebanyakan diantara mereka mengalami demam tinggi berhari-hari. Apalagi beberapa diantara pasien ada yang baru pulang dari luar negeri.

Terkait dengan cara penyebaran virus Ebola, Guru Besar Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Prof dr Umar Fahmi Ahmadi, MPH., Ph.D. menjelaskan bahwa virus tersebut bisa menular dengan beberapa cara:

- Kontak cairan penderita

Menurut Umar, virus Ebola bisa menular melalui cairan tubuh dari penderita Ebola. Jika ada orang yang menyentuh atau terkena cairan penderita secara langsung, maka orang tersebut berisiko tertular Ebola. Cairan yang dimaksud adalah berupa keringat, darah, sperma, air liur, dll.

- Kontak dengan binatang sudah mati

Di Afrika, kata Umar, selain melalui manusia penularan Ebola juga bisa melalui binatang yang sudah mati, seperti antilop, monyet, gorila, dan lainnya. Jika ada orang yang menyentuh atau terkena cairan dari binatang tersebut, maka ia berisiko terkena Ebola.

Umar menjelaskan, risiko penularan Ebola semakin besar jika terjadi kontak secara langsung dengan penderita terutama jika kulit sedang terluka. Menangani jenazah korban Ebola juga bisa dapat tertular, karenanya tidak boleh sembarangan.

Baca juga: Ciri-Ciri Penderita Virus Ebola.

Meskipun demikian, menurut Umar, saat ini penyebaran virus Ebola hanya terjadi melalui kontak atau sentuhan secara langsung. “Belum ada bukti penularan melalui udara,” kata pria yang juga merupakan Mantan Ditjen P2PL Kemenkes RI ini.

Penyebaran virus Ebola di Indonesia memang masih belum ditemukan. Namun, ada baiknya jika Anda dan keluarga mulai lebih waspada dan lebih memperhatikan kebersihan sekitar. Tetap jaga kesehatan, terutama saat akan atau setelah pergi ke luar negeri.

(YG)

Comment di sini