Gulali Tradisional, Kuliner yang Bernilai Seni

by
November 27th, 2014 at 1:35 pm

CiriCara.com – Gulali tradisional menjadi salah satu jajanan favorit anak SD atau TK jaman dulu. Selain rasanya yang manis, gulali yang biasa dijual oleh abang-abang yang mangkal di depan gerbang sekolah ini juga punya bentuk yang unik dan lucu.

penjual gulali

Penjual Gulali Keliling – Ist

Enaknya lagi, biasanya si abang penjual ini mau menuruti permintaan si pembeli. Mulai dari bentuk bulat seperti permen biasa, hati (love), bunga, boneka, sampai hewan-hewan seperti burung dan ayam jago pun bisa dibuat oleh si abang penjual gulali ini.

Yang makin unik, terkadang sebelum disantap, gulali tradisional ini juga bisa dijadiin mainan, salah satunya adalah peluit. Dengan tangan “ajaib” si abang penjual gulali, jajanan yang satu ini pun dibentuk dan diberi lubang di tengahnya agar bisa berbunyi saat ditiup.

Ya, memang kuliner gulali tradisional ini bisa dibentuk sesuka hati jika dalam kondisi masih hangat. Jika sudah kembali ke suhu normal, maka gulali ini akan mengeras dan tidak bisa dibentuk lagi. Butuh skill yang tinggi untuk membentuk gulali dalam waktu singkat.

Bahkan menurut salah satu artikel di internet, ada beberapa metode yang digunakan si abang penjual gulali untuk membentuk gulalinya. Salah satunya adalah menggunakan bentuk-bentuk geometri. Wah, si abang jago matematika juga ya ternyata?! He he he

gulali

Gulalu bentuk burung atau ayam jago – Ist

Terlepas dari segala penjelasan secara teori, yang jelas si abang penjual gulali ini tentu punya jiwa seni yang tinggi. Hanya dengan waktu beberapa menit saja, si abang sudah bisa menciptakan sebuah seni yang mampu membuat anak-anak  jadisenang.

Penasaran dengan aski si abang penjual gulali dalam membentuk gulali? Berikut ada sebuah video yang diambil dari Youtube:

Namun sayang, saat ini penjual gulali tradisional sudah sangat jarang ditemui. Baik itu di daerah kota besar maupun pedesaan. Sekalinya ada, gulali yang dijual pun bentuknya biasa saja dan tidak semenarik gulali karya tangan abang-abang pedagang tadi.

Gimana? Jadi keinget kan sama masa-masa indah dulu di waktu kecil?

*Punya tips atau resep menarik seputar kuliner tradisional Indonesia? Ayo kirim tulisan kamu ke CiriCara.com. Tapi jangan hasil copy paste ya! :) Dan pastiin juga kalo artikel kamu itu belum pernah ditulis di media lain. Selamat mencoba!

(YG)

Comment di sini