Membaca Kandungan Nutrisi di Label Kemasan Makanan

by
December 9th, 2014 at 8:26 am

CiriCara.com – Jika ingin sehat, kita terlebih dahulu harus tahu nutrisi dari setiap makanan yang masuk ke dalam perut kita. Untuk mengetahui baik buruknya makanan, kita tidak bisa mengandalkan tulisan seperti “rendah lemak” atau “sehat” yang ada pada setiap kemasan. Sebaiknya, tiliklah label nutrisi terlebih dahulu.

label makanan

Membaca keterangan label pada kemasan makanan – Ist

Langkah 1

Pertama, lihatlah jumlah takaran saji dan jumlah sajian per kemasan. Takaran saji akan berbeda pada jenis makanan. Jumlah yang Anda makan belum tentu pula sama dengan takaran sajinya. Jika Anda memakan dua kali lebih banyak, maka seterusnya Anda harus mengalikan dua setiap informasi nilai gizi yang ada di bawahnya.

Langkah 2

Menghitung “Kalori” dan “Kalori dari Lemak”. Bagian ini memberitahu Anda jumlah kalori dalam setiap porsi makanan dan jumlah kalori yang berasal dari lemak. Kalori memberikan ukuran seberapa banyak energi yang Anda dapatkan dari makan satu porsi makanan. Jika Anda sedang berdiet atau ingin menambah berat badan Anda, jumlah kalori yang Anda konsumsi menjadi penting. Misalnya, satu porsi makaroni dan keju dapat memberikan 250 kalori, dengan 110 kalori dari lemak. Jika Anda makan 2 porsi, Anda akan mengkonsumsi 500 kalori dan 220 dari kalori akan dari lemak.

Langkah 3

Perhatikan “lemak total”. Termasuk dalam lemak total adalah lemak yang baik untuk Anda, seperti tak jenuh dan lemak omega-3 yang berasal dari cairan dan tanaman, seperti minyak canola dan kacang-kacangan. Lemak ini membantu menurunkan kolesterol darah dan melindungi jantung Anda.

Langkah 4

Cari tahu banyaknya “Kolesterol” yang terkandung. Ini memberitahu Anda berapa banyak kolesterol yang Anda dapatkan dari makan satu porsi makanan.

Identifikasilah “Jumlah Karbohidrat”. Jumlah ini merupakan total dari semua jenis karbohidrat yang Anda konsumsi dari makan satu porsi makanan.

Lihatlah jumlah “Serat”. Jumlah ini memberitahu Anda berapa gram serat makanan dalam satu porsi makanan. Serat makanan bisa membantu pencernaan anda.

Waspada banyaknya “Gula”. Ini adalah jumlah gula yang Anda konsumsi jika Anda mengkonsumsi satu porsi makanan. Namun beberapa karbohidrat menjadi gula ketika dicerna di dalam tubuh Anda, sehingga Anda dapat mengkonsumsi lebih banyak gula daripada apa yang ada di label.

Lihat jumlah “Protein”. Jumlah ini memberitahu Anda berapa banyak protein yang Anda peroleh dari mengkonsumsi satu porsi makanan.

Lihatlah “Vitamin dan Mineral”. Makanan dapat mengandung beberapa vitamin, seperti vitamin A, B, C atau E serta mineral seperti zat besi dan kalsium.

Langkah 5

Lihatlah “persen AKG”. Persen AKG ini mengacu pada informasi di bawah label, yang menyatakan % nilai harian berdasarkan diet 2.000 kalori. Informasi ini harus pada semua label makanan. Informasi tersebut merupakan saran diet dari ahli kesehatan masyarakat untuk semua orang dan adalah sama untuk semua produk. Hal ini berlaku juga di banyak negara lain. Jadi jika kita mengkonsumsi keju misalnya, satu porsi akan memberikan 18% dari 100% Nilai harian total asupan lemak Anda. 82% sisanya bisa Anda konsumsi dari sumber lain untuk hari itu. Jika Anda makan dua porsi, Anda akan mengkonsumsi 36% dari nilai harian untuk lemak, tersisa 64% untuk dikonsumsi dari sumber lain.

Penulis: Gunawanshela

Comment di sini