Cara Mengatasi Pertengkaran Terhadap Pasangan

by
December 24th, 2014 at 11:15 am

CiriCara.com – Menjalani hubungan romantika tidak saja diwarnai dengan momen-momen kebahagiaan saja, tetapi kadang diselingi dengan kesalahan-kesalahan (tidak disengaja) yang menimbulkan terjadinya pertengkaran. Pertengkaran ini terkadang dengan ‘emosi’ dan terkadang juga mengeluarkan kata-kata yang menyakitkan hati. Kalau sedang menjalani pacaran sih kata-kata tidak sengaja diomongkan, bisa ditoleransi atau dimaafkan. Tetapi bila hubungan itu sudah menjadi hubungan keluarga (suami istri) kata-kata yang dikeluarkan bisa menimbulkan prahara.

berselisih dengan pacar

Mengkritik pacar – Ist

Pertengkaran merupakan hal yang wajar dalam sebuah ‘hubungan’. Namun bagaimanapun kita kesal, kita harus mempunyai tips untuk menyeimbangkan emosi, agar perdebatan itu tetap sehat, sebab kalau tidak maka pertengkaran itu akan berlanjut sedemikian rupa hingga tidak akan pernah terselesaikan dengan baik. Sebab setiap pasangan mempunyai watak dan kepribadian yang berbeda-beda.

Ada beberapa hal yang harus kita ketahui bersama bahwa ada cara untuk mengendalikan emosi kita terhadap pasangan kita. Seperti :

  • Harus diketahui kemarahannya. Kita harus bisa berfikir bahwa kekesalan kita ini apakah harus dipertengkarkan atau tidak, contohnya bila dia tidak tepat waktu dalam menjemput pulang kuliah karena kemacetan lalu lintas, apakah kita harus marah? Kesal memang ada, tetapi situasi dan kondisi yang demikian (kemacetan lalu lintas) tidak diinginkan oleh kita juga dia. Terkecuali bila si dia sering tidak menempati janji, karena alasan tidak masuk aqal. Terkadang mengalami hal seperti itu memang ada kekesalan tapi sebaiknya dibicarakan sebelumnya.
  • Memberitahukan kepada dia, apa yang dirasakan. Hentikan menyalahkan. Kalau sering menyalahkan jadi BT juga yah, cara tersebut dianggap hanya memojokannya serta sekaligus bisa memancing emosi yang meledak-meledak. Solusinya, katakan sense atau perasaan kita kalau dia berbuat salah, misalnya nih “Aku sedih loh, kalau setiap kita janjian, you tidak pernah datang tepat waktu”, Daripada mengungkapkan,”You selalu terlambat setiap kita ada janji.” So, jadi dongkol, gak.
  • Perhatikan dengan detail nada suaranya. Meski kesal dan dongkol, tetapi kita harus menjaga intonasi nada suara kita. Jangan berteriak (Jawa=gemboran). Karena sia-sia saja, dia tidak akan mendengarkan dengan baik, malah membuat bertambah kesal. Katakanlah dengan lembut, selembut salju (walau di Indonesia tidak ada musim salju), kata-kata yang lembut lebih baik daripada teriak-teriak seperti orang kesurupan.
  • Menunda lain waktu. Tundalah bahasan yang bikin kesal dengan si dia. Hal demikian itu malah memicu pertengkaran yang hebat. Tenangkan dulu diri kita, kalau perlu, catat apa saja yang membuat kita kesal.
  • Lampiaskan kemarahan dengan hal yang positif. Ini lebih baik dalam melampiaskan kemarahan, misalnya berolahraga, melukis, menulis artikel siapa tahu artikel itu dimuat di www.ciricara.com kan dapat fee. Intinya yang berhubungan dengan membangkitkan gairah ke-mood-an.
  • Pergi jauh dengan teman. Ini cara yang murah dan mudah, tapi bukan berarti minggat, pergi bersama teman, sahabat, kakak, adik atau pergi ke rumah nenek itu lebih baik, tujuannya agar pikiran kita menjadi fresh dari kekesalan.

Demikian beberapa cara mengatasi pertengkaran terhadap pasangan kita, semoga yang merasa sedang bertengkar dan membaca artikel ini, bisa segera sembuh.

Penulis: MasArif

Comment di sini