Padu Padan Jaket Kulit untuk Pria

by
December 24th, 2014 at 3:39 pm

CiriCara.com – Jaket kulit bisa jadi merupakan salah satu simbol maskulinitas. Kombinasikan jaket kulit dengan apa pun dari lemari pakaian, Anda pun seketika berubah menjadi macho man. Betul nggak? Emmmmm… nggak juga!

ariel

Ariel pakai jaket kulit – Ist

Banyak kejadian salah kostum akibat memadu-padankan jaket kulit secara asal-asalan. Berikut ini prinsip-prinsip dasar dan cara mengenakan jaket kulit menurut kesan penampilan yang ingin Anda ciptakan.

- Mulailah dengan memilih potongan yang tepat

Ingat, berbeda dari jaket berbahan kain biasa, jaket kulit tidak mudah dirombak tanpa mengeluarkan banyak uang meskipun hanya sekadar memperkecil ukuran pinggangnya atau memperpendek lengannya. Jadi, pastikan Anda memilih potongan dan ukuran yang benar-benar tepat ketika membelinya.

Potongan yang tepat seharusnya tidak ketat. Anda memerlukan sedikit kelonggaran sehingga jaket tidak mengimpit tubuh setiap kali Anda bergerak. Jangan terlalu longgar juga! Bahan kulit bersifat kaku sehingga jaket kulit yang kebesaran akan tampak menggembung tidak enak dipandang.

- Cegah penuaan dini jaket kulit Anda

Tunjukkan bahwa Anda peduli terhadap penampilan secara keseluruhan dengan mengenakan jaket kulit yang terawat baik. Sejak pertama kali membelinya, lakukan langkah-langkah perawatan yang tepat. Jangan melanggar petunjuk perawatan pada labelnya. Jangan pula menunda perawatan sampai Anda melihat perubahan pada fisiknya. Perawatan jaket kulit tentu saja berbeda dari cara mencuci baju biasa. Situs-situs unggulan seperti yang bisa dibaca di sini menunjukkan cara mencuci baju dan tips perawatan jaket kulit sehingga Anda bisa memahami perbedaan keduanya.

- Pikir dua kali sebelum membawanya ke level formal

Tidak semua jaket cocok untuk segala tingkat formalitas. Rela atau tidak, jaket kulit tetap bersifat kasual; bukan bagian dari pakaian resmi. Anda tidak bisa begitu saja mengenakan jaket kulit model pembalap untuk menghadiri sebuah rapat resmi dengan klien penting. Sebagaimana pada sepatu dan ikat pinggang, bahan kulit pada jaket tidak otomatis membuatnya formal. Walau begitu, jaket kulit dengan potongan ramping bisa dipadu-padankan dengan kemeja resmi, dasi, celana bahan berpotongan ramping, dan sepatu kulit hitam untuk menghadiri acara pertemuan dengan klien dalam suasana yang lebih rileks. Kombinasi ini lebih cocok bagi kalangan muda yang ingin membangun hubungan informal dengan klien baru. Untuk tujuan ini, Anda harus benar-benar merawat jaket kulit agar selalu tampak prima dan serasi dengan kemeja resmi yang licin. Sekali lagi, perawatan atau menghilangkan noda pada jaket kulit berbeda dari cara mencuci baju biasa! Hindari resiko merusaknya.

Dalam situasi apa pun, jaket kulit model blazer tidak bisa menggantikan blazer yang sebenarnya. Kebanyakan model jaket kulit memiliki potongan rendah dan jatuh pada pinggang. Anda seharusnya sudah paham bahwa atasan apa pun selayaknya tidak lebih panjang daripada jaket yang merangkapinya agar tidak menimbulkan efek ‘balapan’. Berdasarkan peraturan ini, jaket kulit tentu tidak cocok dipakai di atas setelan jas atau blazer.

- Hindari padanan berlebihan

Padu padan bertujuan untuk menciptakan kesan yang enak dipandang mata, namun terlalu berlebihan dalam memadankan pakaian dan aksesori berbahan kulit bisa justru membuat Anda tampak lebay. Misalnya, jika warna sepatu dan ikat pinggang kulit Anda sudah sepadan cokelat, jaket kulit cokelat dengan gradasi yang mirip malah akan membunuh karakter Anda. Hal ini tidak berlaku untuk warna hitam. Sepatu, ikat pinggang, dan jaket kulit hitam bisa dipadukan asalkan Anda memiliki desain jaket yang sederhana dan tidak terlalu ramai.

Sebagai kesimpulan, pakaian apa pun bisa dipadu-padankan dengan jaket kulit asalkan keduanya berpotongan bagus, bersih, dan terawat. Mengetahui cara merawat jaket kulit dan jenis pakaian lain bisa mempermudah Anda menemukan ide padu-padan pakaian. Kehadiran jaket kulit memang tetap membuat kesan kasual, tetapi mampu menonjolkan penampilan Anda daripada tanpa mengenakannya.

Penulis: Banyu Rinso

Comment di sini