Pengembangan Wisata Kota di Indonesia

by
December 24th, 2014 at 1:57 pm

CiriCara.com – Pengembangan Kota Wisata dewasa ini akan menjadi proyek dan prospek di tahun-tahun mendatang serta akan dikembangkan di Indonesia dengan berbagai alasan yang rasional dan dipertanggungjawabkan baik secara ilmiah ataupun non ilmiah. Kecendrungan ini bahwa kota akan menjadi pusat perhatian pembangunan kekinian yang juga termasuk pembangunan sektor pariwisata.

wisata indonesia

Wisata di Indonesia – Ist

Kecendrungan kota akan dijadikan obyek wisata dilatarbelakangi oleh faktor sosial demografi, sosial budaya penduduk yang jauh lebih mudah menerima sebuah isu-isu yang moderat dan pemberdayaan ekonomi masyarakat kota. Sementara itu jika dilihat dari trend pertumbuhan wilayah, ada kecendrungan bahwa jumlah kota di Indonesia semakin meningkat dari masa ke masa, kemudian desa akan semakin menyempit karena adanya arus modernisasi dan konversi pedesaan menjadi daerah perkotaan baru.

Sekitar tahun 2006 berdasarkan  penelitian yang dilakukan oleh The Comparative Urban Studies Project (TCUSP) menyebutkan bahwa telah terjadi pertumbuhan penduduk dunia yang besar terutama perkotaan sekitar 41% di tahun 2000-an menjadi 50% di tahun 2005, penduduk yang tinggal di perkotaan. Dan menurut Bank Dunia menyebutkan bahwa nanti di tahun 2050 sekitar 85% penduduk kota akan relatif tinggi sedangkan penduduk pedesaan semakin rendah, karena pergeseran-pergeseran sosial demografi tersebut.

Menyangkut kepariwisataan yang terdapat di perkotaan, ada beberapa kota di Indonesia yang obyek wisatanya di di tengah-tengah pusat kota dan pinggiran kota, seperti: (contoh)

  1. Trans Studio Bandung. Trans studio Bandung yang dulunya Bandung Super Mall adalah Dufannya Bandung, merupakan salah satu kawasan rekreasi wisata permainan dalam ruangan yang terbesar di dunia, di dalamnya terdapat 20 jenis permainan yang seru dan wah. Selain menyatu dengan Mall Trans Studio Bandung juga menyatu dengan dua hotel yang berkelas internasonal sehingga mempermudah kita apabila sambil rekreasi sekaligus menginap.
  2. Observatorium Bosscha. Merupakan tempat yang digunakan untuk mengamati alam semesta, tepat di Lembang sekitar 15 kilometer dari utara Kota Bandung.
  3. Taman Nasional Way Kambas Lampung. Merupakan taman nasional yang usianya paling tua di Indonesia. Taman ini dikhususkan untuk tempat pelatihan dan perlindungan hewan gajah. Tidak gajah saja yang dilindungi juga hewan yang hampir punah seperti harimau, badak. Taman nasional way kambas ini berlokasi 2 jam perjalanan dari kota Bandar Lampung.
  4. Taman Purbakala Pugung Raharjo. Merupakan tempat atau kompleks peninggalan kebudayaan zaman dahulu, lokasinya sekitar 52 kilometer dari kota Bandar Lampung, koleksi-koleksi yang ada pada taman ini berupa kuburan batu, meja batu, altar batu, batu mayat dan lain sebagainya.

Demikianlah tentang pengembangan produk wisata kota yang berada di kota-kota besar di Indonesia yang harus dilestarikan dan sekaligus merupakan asset daerah dalam peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Penulis: MasArif

Comment di sini