Selamat Datang Demokrasi ‘Rasa’ Netizen

by
December 24th, 2014 at 4:52 pm

CiriCara.com – Tak terasa waktu terus berlalu. Penghujung 2014 telah tiba. Sebentar lagi, awal tahun 2015 bakal dijelang. Tahun 2014, sesaat lagi akan berlalu. Di tahun itu, dua hajatan politik telah dilansungkan, yaitu Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden. Bahkan, pemerintahan baru pun sudah terbentuk. Pun, formasi wajah parlemen telah tersusun.

pemilu

Tanda sudah ikut serta dalam Pemilu – Ist

Namun, dari tahun politik, ada hal yang menarik untuk dicatat, yakni peran warga digital yang kian kuat mewarnai pesta politik. Mereka, ikut menentukan. Bahkan gaung suaranya, tak bisa lagi diremehkan.

“Pemilu legislatif dan pemilihan presiden yang lalu juga telah memberi pesan yang kuat bagi warga digital (netizen) bahwa peran kita semakin signifikan,” begitu kata Manajer Public Virtue Institute, Andaru Pramudito dalam siaran persnya yang dikirimkan via email dan saya terima, Senin, 15 Desember 2014.

Dalam keterangannya, Mas Andaru mengatakan, geliat demokrasi tak bisa lagi menafikan peran para netizen. Tangan, serta suara para netizen, ikut menentukan warna wajah demokrasi di Indonesia. Setidaknya itu bisa dicatat sepanjang 2014. Bahkan, beberapa pihak, meyakini bahwa netizen telah mengubah permainan dalam perjuangan demokrasi. Netizen telah menjadi game changer.

Mas Andaru pun mengajak, para netizen untuk terus memberi warna pada proses demokrasi di negeri ini. Sehingga, demokrasi yang terbangun kukuh, adalah demokrasi yang sehat. Netizen punya kewajiban, mendorong, serta merawat apa yang telah dicetak dalam sejarah politik kemarin. Dan, membuat demokrasi di esok hari lebih baik lagi.

” Ada yang bilang kalau hari ini adalah akibat dari kemarin, dan hari esok ditentukan dari apa yang perbuat hari ini. Maka, inilah saatnya kita berkumpul untuk mempertemukan gagasan, merumuskan rekomendasi untuk kemajuan demokrasi digital di Indonesia,” kata Mas Andaru.

Membaca keterangan Mas Andaru, saya pun teringat siaran pers agak mirip yang dikirimkan Mas Usman Hamid sesaat menjelang pemungutan suara pemilihan Presiden digelar. Dalam keterangan persnya yang dikirim via email, Mas Hamid juga bicara tentang peran dan kekuatan para netizen dalam sebuah kontestasi politik.

Mas Hamid, dalam keterangannya berbicara selaku Direktur Eksekutif Public Virtue Institute, lembaga yang juga tempat Mas Andaru bernaung. Saat ini, Mas Hamid tengah di Australia, melanjutkan sekolahnya. Dalam keterangannya, Mas Hamid mengatakan peran para netizen dalam sebuah kontestasi politik tak boleh diremehkan. Apalagi, setelah adanya kanal-kanal di dunia maya yang bisa digunakan para netizen menyuarakan lantang aspirasinya, seperti Facebook, Twitter, Instagram dan lainnya.

Comment di sini