Banyak Jalan untuk Menjadi “Bos”

by
January 8th, 2015 at 11:06 am

CiriCara.com – Saat ini banyak anak-anak muda yang jadi bos bagi dirinya sendiri. Mereka adalah orang-orang yang tak mau sekedar puas menjadi karyawan, meski setinggi apapun levelnya. Mereka adalah orang-orang yang berani meretas jalan, bahkan menantang resiko atas pilihannya berdiri dan bergerak, dengan ide, kaki dan dua tangannya sendiri.

Cara menjaga kesuksesan karier Anda - Ist

Cara menjaga kesuksesan karier Anda – Ist

Banyak yang berhasil. Banyak pula yang sedang berproses bersama liku-liku tantangan serta kendala yang dihadapinnya. Orang seperti merekalah yang banyak dibutuhkan negeri. Mereka, adalah orang yang berusaha dengan tangan sendiri, menjadi bos bagi dirinya sendiri, membuka lapangan pada yang lain, pada akhirnya merekalah menjadi bagian dari pemberdayaan di negeri ini lewat jalur wirausaha. Harap dicatat, negeri ini sangat kekurangan para entrepreneurs. Dalam kata lain, negeri ini kekuarangan para wirausahawan.

Cerita keberhasilan Joseph Theodorus Wuliandi, pemilik kaos Joger adalah salah satu contoh dari sekian banyak kisah yang bisa jadi inspirasi. Contoh lainnya, adalah keberhasilan merek Dagadu di Yogyakarta. Kini, Joger telah melegenda. Bahkan, menjadi salah satu ikon pariwisata Pulau Dewata. Pun, Dagadu.

Joger atau Dagadu adalah contoh terbaik, bagaimana sebuah peluang ditangkap lalu jadi lahan investasi yang bisa mengangkat derajat, bukan hanya diri sendiri, tapi juga orang lain, bahkan nama Indonesia. Presenter Daniel Mananta adalah contoh lainnya yang bisa jadi rujukan inspirasi, bagaimana mencipta peluang yang berasal dari ide, gagasan dan kreativitas sendiri. Sebagai presenter kondang yang banyak memandu acara atau program besar di televisi, Mananta tentu dari sisi materi sudah sangat cukup. Sebagai pembawa acara kelas atas, bayarannya pun masih dengan nominal yang mapan. Tapi dia tak berpuas diri. Ia ingin menghasilkan sesuatu yang berasal dari isi kepalanya sendiri. Maka, kemudian lahirlah kaos berlabel Damn! I Love Indonesia.

Dan di era teknologi, dimana internet sudah menjadi bagian dari keseharian, peluang untuk mengkapitalisasikan ide menjadi sesuatu yang berpeluang menjadi investasi, mendapat dukungan yang tepat. Internet seakan jadi jalan terbuka, bagi mereka-mereka yang ingin mengembangkan kemampuan dan potensi diri sendiri. Apalagi setelah adanya jejaring media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, Path, Youtube dan lain-lain.

Coba tengok Twitter. Twitter, selain menjadi republik warga untuk bisa bersuara bebas, tapi Twitter juga telah menjadi ‘supermarket besar’ tanpa sekat dan batas bagi para penjual barang apapun. Berbagai barang, mulai dari kaos, celana, sepatu, ragam aksesoris, macam barang elektronik dan masih banyak lagi barang ditawarkan dengan segala variasi gayanya di Twitter oleh para penjualnya. Bahkan, jualan makanan pun marak ramai di Twitter. Republik Twitter pun jadi ruang pameran tanpa batas untuk mempromosikan segala macam barang atau bentuk dagangan.

Pun Facebook, sekarang fungsinya tak sekedar sebagai media sosial tempat para netizen mencari kawan-kawan lama dan baru. Tapi, Facebook pun sudah seperti ‘pasar maya’ bagi mereka yang ingin menjual produk apapun itu. Layanan lain yang bisa jadi jalan untuk jadi bos sendiri, adalah aplikasi seperti Whatsapp, Line, Blackberry Messenger, WeChat dan lainnya. Ini aplikasi-aplikasi yang bisa dipakai sebagai senjata oleh mereka para wirausahawan untuk menawarkan barang, atau merawat dan berkomunikasi dengan para pelanggannya.

Comment di sini