Fakta Unik Para Pemimpin Indonesia Bagian I

by
January 12th, 2015 at 8:27 am

CiriCara.com – Indonesia, negeri yang dijuluki Zamrud Khatultiwa, adalah negeri yang kaya raya. Alamnya yang indah. Lautannya yang membentang dari Sabang sampai Merauke. Kaya akan ikan. Tanahnya pun subur. Serta kaya akan tradisi dan budaya.

soekarno hatta

Soekarno dan Hatta – Ist

Negeri ini juga Negeri Bhineka. Negeri yang kaya akan suku bangsa. Ragam etnis, duduk dan hidup berdampingan dalam satu negara. Namun hebatnya, meski bhineka tapi tetap tunggal ika.

Bukan lautan hanya kolam susu
Kail dan jalan cukup menghidupimu
Tiada badai tiada topan kau temui
Ikan dan udang menghampiri dirimu

Bukan lautan hanya kolam susu
Kail dan jala cukup menghidupmu.
Tiada badai tiada topan kau temui
Ikan dan udang menghampiri dirimu

Orang bilang tanah kita tanah surga
Tongkat kayu dan batu jadi tanaman.
Orang bilang tanah kita tanah surga
Tongkah kayu dan batu jadi tanaman

Ingat lirik lagu itu? Ya, itu lagu “Kolam Susu” yang dipopulerkan oleh Koes Plus, grup musik legendaris menggambarkan betapa Indonesia ini adalah tanah surga.

Nah bukan hanya itu. Menurut saya, para pemimpinnya pun banyak memiliki keunikan. Para pemimpin kita ternyata kaya dengan ciri khasnya. Berikut saya uraikan keunikan-keunikan para pemimpin kita, baik yang sudah almarhum maupun yang masih jumeneng. Tentunya keunikan menurut versi saya. Menurut sepengetahuan saya yang sangat terbatas. Bila ada yang salah, saya mohon hatur maaf. Bukankah manusia adalah tempatnya khilaf dan salah. Walau saya pastinya tak mau jadi orang yang selalu khilaf…

Untuk bagian pertama, saya akan ulas fakta-fakta unik tentang Soekarno dan Mohammad Hatta, Presiden dan Wakil Presiden RI yang pertama.

Soekarno atau biasa dikenal Bung Karno, pasti seluruh rakyat Indonesia hapal siapa beliau. Ya, beliau adalah orang yang bersama Mohammad Hatta yang dikenal dengan sebutan Bung Hatta yang memproklamirkan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Bung Karno, adalah Presiden pertama di negeri ini.

Salah satu keunikan yang saya tahu dan menjadi ciri khas dari Bung Karno adalah salah satunya gelar Insinyur yang melekat di depan namanya. Ya, Bung Karno, adalah orang teknik pertama di Indonesia yang jadi Presiden.

Ciri khas lainnya dari Bung Karno adalah, ia seorang orator ulung, tukang pidato yang bisa menyihir ribuan orang untuk takzim menyimak omongannya di atas podium. Ingat ucapan, “Amerika kita setrika”, “Inggris kita linggis”, itu keluar dari mulut Bung Karno. Banyak lagi ucapan-ucapan bernas dari Bung Karno. Keunikan lainnya, Bung Karno ini gemar menenteng tongkat komando. Mungkin itu untuk menunjukan bahwa dia adalah Panglima Tertinggi dan Panglima Besar Revolusi. Bung Karno juga selalu berkopiah. Bahkan ketemu dengan kepala negara lain pun, kopiah tak lepas dari kepalanya. Menurut saya ini ciri khas dari Bung Karno yang membuatnya unik.

Sekarang Bung Hatta. Apa keunikan atau fakta khas dari Bung Hatta? Menurut saya, keunikan atau yang jadi ciri khas Bung Hatta, Wakil Presiden RI pertama Indonesia adalah dia seorang kutu buku alias pencinta serta pembaca buku yang tiada tanding. Bahkan saking cintanya pada buku, Bung Hatta kala mempersunting Ibu Rahmi Rachim menjadi istrinya, salah satu mahar atau kado pernikahannya adalah buku karangannya sendiri “Alam Pikiran Yunani”.

Keunikan lainnya dari Bung Hatta menurut saya terkait sumpahnya. Bung Hatta, pernah bersumpah, tidak akan menikah sebelum Indonesia merdeka. Karena itu, beliau bisa dikatakan tokoh yang terlambat menikah. Bung Hatta menikah pada usia 43 tahun. Ia menikahi Bu Rahmi, yang saat itu masih berusia 19 tahunan. Masih gadis yang ranum. Ya, Bung Hatta dan Bu Rahmi, cukup terpaut jauh usianya saat naik ke pelaminan. Meski mereka menikah dengan beda usia cukup jauh, namun pernikahannya langgeng, bahkan sampai ajal menjemput. Sungguh keluarga yang patut diteladani.

Tahukah yang jadi mak comblangnya? Ternyata mak comblangnya adalah Bung Karno. Bung Karno-lah yang sibuk menjodohkan Bung Hatta dengan Ibu Rahmi. Konon kabarnya, ketika itu Bung Karno gregetan Bung Hatta, tak kunjung punya pendamping. Padahal, ia sudah berumur. Maka, mulailah ia mencari calon yang cocok untuk Bung Hatta. Di dapatlah Ibu Rahmi, yang terbukti jadi pendamping hidup Bung Hatta hingga akhir hayatnya. Dari perkawinan dengan Ibu Rahmi, Bung Hatta mendapat anugerah tiga putri, yakni Meutia Farida Hatta, Gemala Rabi’ah Hatta, dan Halida Nuriah Hatta.

Penulis: Agus Supriyatna

Comment di sini