Kembang Api, Indah di Mata Tapi Buruk Bagi Bumi

by
January 12th, 2015 at 9:46 am

CiriCara.com – Perayaan tahun baru selalu identik dengan kembang api. Kembang api berbagai jenis menyemarakkan langit menjelang pergantian tahun. Penemuan yang berasal dari China ini memang telah digunakan di seluruh dunia sebagai wujud perayaan. Tetapi tahu kah kamu? Kembang api memberikan efek negatif pada lingkungan.

tahun baru 2015

Pesta kembang api tahun baru – Ist

Kembang api mungkin terlihat sederhana. Akan tetapi, di dalam sebuah kembang api, terkandung campuran dari berbagai jenis bahan-bahan kimia dan logam berat. Menurut Wikipedia, diantaranya adalah magnesium, natrium, fransium, litium, boron, kalium, kalsium, dan berbagai oksidator. Bahan-bahan kimia tersebut bukan hanya berfungsi sebagai peledak saja. Melainkan menciptakan warna yang dihasilkan pasca meledaknya kembang api. Campuran yang berbeda menghasilkan warna yang berbeda pula.

Logam dan senyawa kimia itu tidak akan hilang saat kembang api diledakkan. Sisa-sisa logam berat dan senyawa kimia tetap terdapat pada asap dan debu kembang api dan dapat membahayakan kesehatan. Selain itu, kembang api juga mengandung senyawa peklorat yang sangat mudah larut dalam air. Sedikit saja kandungan peklorat, apabila dikonsumsi dapat menyebabkan penyerapan iodin oleh kelenjar tiroid terkendala. Efeknya dapat menyebabkan penyakit pembesaran kelenjar tiroid atau lazim disebut gondok.

Kembang api juga menghasilkan sampah padat beragam jenis yang beberapa jenisnya sulit terurai. Kembang api juga berkontribusi terhadap terjadinya hujan asam. Hujan asam tidak hanya dapat mempercepat korosi dan kerusakan pada bangunan, hujan ini juga turut serta merusak tanaman dan menyebabkan tanaman menjadi cepat layu.

Terdapat berbagai versi seputar terciptanya kembang api. Akan tetapi, semua versi mempercayai bahwa kembang api diciptakan di negeri Tirai Bambu. Gelar pencipta kembang api diberikan kepada Li Tian, seorang biksu asal China. Kemudian kembang api dipercaya dapat mengusir hal jahat sehingga menjadi populer dalam perayaan sampai saat ini.

Pada perayaan tahun baru di tahun 2015 ini, lebih dari 12.000 kembang api ditembakkan di langit London. Bisa bayangkan berapa banyak sampah yang dihasilkan? Bukan berarti kembang api tidak boleh dimainkan, akan tetapi alangkah baiknya apabila penggunaannya dapat berbanding lurus dengan kegiatan peduli lingkungan.

Penulis: Myra Florencia

Comment di sini