Apa Kabarnya Pak Suryadharma Ali?

by
January 14th, 2015 at 8:30 am

CiriCara.com – Apa kabar Pak Suryadharma Ali? Semoga sehat selalu. Semoga bapak tak sedang dilanda stress dan tetap menjalani keseharian dengan riang gembira, meski sedang menanggung beban berat menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi.

Menteri Agama

Suryadharma Ali – Ist

Saran saya, bapak lebih banyak berdoa. Bila memang merasa salah, mohon ampunan pada Allah atas segala kesalahan. Mohon ampun kepada Allah, sebelum ajal menjemput. Mohon maaf pula pada istri tercinta, atas segala kekhilafan. Juga pada anak-anak bapak, yang pasti kena imbas oleh kasus bapak. Itu pun bila bapak merasa salah. Tapi jika bapak tak merasa melakukan perbuatan yang dituduhkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), coba nanti bapak jelas dengan terang benderang setelah tiba saatnya di sidang di muka pengadilan.

Bapak masih tersangka. Maka saya pun harus menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Walau biasanya, orang yang sudah ditetapkan tersangka, jarang yang kemudian berubah status. Justru status akan meningkat jadi terdakwa. Yang sabar pak. Ini cobaan berat. Anggap saja ini kiamat kecil dalam fase sejarah hidup bapak. Manusia itu tak ada yang sempurna, pasti tak lepas dari kesalahan dan kekhilafan.

Jaga kesehatan. Bangun tidur, selepas solat subuh, jangan lupa berolahraga. Yang ringan saja pak, berjoging ria di halaman rumah bapak yang jembar, atau jalan kaki kecil sembari menggerakan badan. Banyak-banyak minum air putih. Jangan suka begadang. Bila pun suka kopi, saran saya baiknya dikurangi. Apalagi jika kopinya menggunakan gula putih, baiknya itu dihindari. Tak baik pak untuk kesehatan, bisa memicu naiknya gula darah bapak.

Banyak-banyak makan sayuran. Jangan terlalu banyak mengkonsumsi daging kambing. Sekali-kali saja bapak mencicipi tongseng, sop dan nasi kebuli. Ini penting pak, agar darah tinggi tak hinggap di badan. Bila bapak kena darah tinggi, berabe nanti. Bukan hanya itu menyusahkan bapak, tapi juga merepotkan penyidik KPK, bila sewaktu-waktu bapak harus diperiksa. Kan bisa menghambat, bila kemudian bapak tak bisa diperiksa hanya karena sakit. Biasanya banyak pak, orang yang sudah diperiksa KPK selalu menghindar dengan alasan sakit. Mudah-mudahan bapak tak seperti itu.

Saran saya lainnya, kurangi kegiatan politik bapak. Politik itu bikin pusing dan mahal. Menguras pikiran dan kantong. Lebih baik perbanyak tinggal di rumah. Kurangi pula kongkow dengan Pak Prabowo Subianto dan Pak Ical (Aburizal Bakrie). Biarlah urusan politik, di urus mereka yang belum punya beban seperti bapak. Apalagi partai bapak juga tengah kisruh. Tentu itu menambah ruwet pikiran. Jadi sebaiknya fokus saja mengurus masalah bapak. Toh, yang lain pun sepertinya sudah meninggalkan bapak, sibuk dengan urusannya masing-masing.

Dari sekarang cobalah belajar untuk menulis. Agar bapak bisa mencatat kisah hidup bapak. Kegiatan menulis ini mengasyikan pak, bisa menghibur pikiran. Bila perlu belajarlah pada Pak Tifatul Sembiring, bagaimana membuat pantun yang bagus. Tapi jangan minta Pak Ical mengajari bapak berpantun, sebab Pak Ical juga sama pusingnya dengan bapak. Pak Ical lagi pusing, partainya terbelah. Tak hanya itu Pak Ical juga lagi puyeng, karena banyak perusahaannya mesti segera bayar utang.

Comment di sini