Menunggu Album Lagu Pensiunan Presiden

by
January 14th, 2015 at 11:31 am

CiriCara.com – Pak Susilo Bambang Yudhoyono, yang sekarang sudah pensiun dari jabatannya sebagai kepala negara, mungkin ia adalah presiden yang nyeniman. Pak SBY, demikian panggilan akrab dari suami tercintanya Ibu Kristiani Herrawati yang pintar maen gitar ini.

sby

Pak SBY main gitar – Ist

Mungkin karena pintar main gitar, ia juga piawai meracik sebuah lagu. Bahkan, bisa dikatakan Pak SBY itu rajin membuat lagu. Lihat saja jejak prestasi bermusiknya selama dia menjabat jadi orang nomor satu di Indonesia. Pak SBY, selama berkantor di Istana Merdeka, sudah merilis empat album. Hebatkan!

Artinya, kalau dia seorang pemusik atau anak band, dia masuk kategori pemusik atau pencipta lagu yang produktif menghasilkan karya. Album pertama Pak SBY, dirilis pada tahun 2007. Albumnya diberi titel “Rinduku Padamu”. Titel album yang lumayan puitis. Sebuah titel album yang mengingatkan saya pada judul lagu grup Bimbo, Rindu Kami Padamu.

Artinya album Pak SBY yang pertama dibuat, kala beliau mulai menjabat di periode pertama pemerintahannya. Mungkin ini awalan dari produktivitas Pak SBY sebagai ‘seniman’ di sela-sela tugasnya selaku Presiden. Karena yang saya tahu, saat jadi Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan di era Ibu Megawati jadi Presiden, Pak SBY tak menelorkan satu album pun. Apakah lagu-lagu di album pertamanya, di buat Pak SBY saat jadi menteri tapi kemudian diputuskan dirilis setelah jadi Presiden, saya tak tahu. Tak ada keterangan tentang itu. Saya juga tak menemukan pernyataan Pak SBY terkait itu.

Namun yang pasti, merilis album kala Pak SBY sudah jadi Presiden, gaungnya memang beda. Presiden buat album lagu, jarang-jarang loh. Mungkin baru Pak SBY yang melakukan itu. Karena itu, saya sebut gaungnya beda, menelorkan album lagu kala sudah jadi presiden. Jika album dirilis saat Pak SBY jadi menteri, gaungnya mungkin tak terlalu ‘greng’.

Pada tahun 2009, Pak SBY kembali merilis album keduanya. Album kedua Pak SBY diberi titel “Evolusi”. Album kedua yang berhasil dirilis Pak SBY, semakin meneguhkan status Pak SBY sebagai Presiden yang nyeniman. Jadi status Pak SBY adalah Presiden cum pencipta lagu.

Saya hanya bayangkan, bila Pak SBY pintar buat lagu, pastinya Ibu Ani senantiasa dapat hiburan setiap waktu. Bila Bu Ani gundah, Pak SBY akan menghibur Bu Ani dengan petikan plus dendangan lagunya. Saya bayangkan Bu Ani akan terhibur, gundahnya pun menghilang. Pun kala Mas Ibas (Edhie Baskoro Yudhoyono) atau Mas Agus Harimurti (Agus Yudhoyono), dua putra kesayangan Pak SBY sedang sedih, Pak SBY akan sigap ambil gitarnya dan jreng-jreng mencoba mengusir kesedihan dua putranya. Karena dulu, teman saya yang jago gitar selalu saya andalkan kala hati sedang gundah gulana. Dengan iringan gitar, plus lantunan lagu mendayu-dayu seperti lagunya Mbak Inka Christie, atau lagunya mendiang Mbak Nika Ardila, gundah saya sedikit reda.

Iringan petikan gitar dan lagu pula yang saya jadikan senjata, ketika dulu saya masih menyandang status jomblo. Di malam Minggu, di saat yang lain asyik masyuk ngapel ke rumah kekasihnya, atau jalan-jalan mesra bersama sang pacar, acara hihitaran saya pakai jadi andalan membunuh waktu sepi karena ora duwe pujaan hati. Teman hihitaran siapa lagi, bila bukan teman yang satu nasib, satu status, merana karena tak punya pacar.

Comment di sini