Cekaluju, Desa Internet Pertama di NTT

by
January 15th, 2015 at 10:48 am

CiriCara.com – Meski jauh dari pusat keramaian, bukan berarti orang desa tak melek teknologi.  Desa Cekaluju, salah satu desa di Provinsi Nusa Tenggara Timur, membuktikan bahwa orang desa pun tak gagap teknologi. Bahkan, Cekaluju kini tercatat sebagai salah satu desa ‘internet’ di NTT. Desa pertama, yang punya website sendiri. Demikian isi pesan elektronik yang saya terima Rabu 7 Januari 2015. Pesan elektronik itu dikirimkan Mansuetus Darto.

internet

Desa Internet – ist

Inti isi pesan elektronik yang saya terima mengabarkan bahwa Cekaluju adalah Desa Pertama yang miliki website di Provinsi NTT. Dalam pesan elektronik itu juga ada pernyataan dari Emanuel Sardi, Kepala Desa Cekaluju, Krispinus Helmon, Ketua BPD Desa Cekaluju dan Mansuetus Darto yang mengaku anak muda asal desa tersebut.

Pesan elektronik, diawali oleh pernyataan dari Kepala Desa Cekaluju, Emanuel Sardi. Menurut Emanuel, Desa Cekaluju sendiri hanya desa biasa di Pulau Flores, Kabupaten Manggarai. Desa ini masuk wilayah Kecamatan Satarmese Barat. Namun meski jauh dari pusat keramaian, bukan berarti warga Desa Cekaluju gagap teknologi. Terutama para perangkat desanya. Ia sebagai kepala desa menyadari hanya dengan teknologi, akses ke dunia luar bisa disiasati ketika infrastruktur fisik belum memadai. Dan internet, adalah salah satu jalan membuka jendela ke dunia. Internet, adalah jalan untuk mengabarkan Cekaluju pada dunia luar.

Sebelum ini kata Emanuel, sudah begitu banyak desa khususnya di Pulau Jawa dan Bali telah memiliki Website sendiri. Nah, desanya adalah desa pertama yang memiliki website di NTT. Website Desa Cekaluju dapat dicek oleh publik dengan mengunjungi alamat http://cekaluju.desa.id.

Baginya, keberadaan website desa sangat berguna. Bahkan strategis. Website menjadi salah satu media informasi yang diandalkan pemerintahan desa di Cekaluju. Lewat website pula, isu-isu desa beserta aktivitas pembangunan dikabarkan dengan cepat. Website juga menjadi alat promosi yang efektif, selain menjadi perekat komunikasi antar warga desa dan antar warga dengan jajaran aparatur desa. “Website ini sebagai salah satu media informasi pemerintahan desa dan juga warga desa Cekaluju yang mempromosikan isu-isu desa seperti pembangunan, pemberdayaan dan potensi desa hingga sosial budaya Manggarai,” ujarnya.

Ia pun berharap, kehadiran website ini bisa menjadi gerbang bagi dunia luar lebih mengenal desanya.  Dengan begitu, Desa Cekaluju semakin banyak dikenal oleh banyak pihak. Dengan hadirnya website, semua potensi yang ada di Cekaluju bisa disebarkan ke pihak lain dengan lebih cepat.

Ketua BPD Desa Cekaluju, Krispinus Helmon juga ikut memberi pernyataan. Dalam pernyataan di pesan elektronik itu, Krispinus yakin dengan hadirnya website ini, desanya akan lebih dikenal oleh seluruh rakyat Indonesia. Pemerintah pusat pun, akan lebih gampang mengenali, serta melacak keberadaan desanya. Sehingga, perhatian dari pusat, atau dari provinsi bisa tertuju ke desanya.

Menurut Krispinus, ini akan menjadi media informasi ke tingkat atas hingga ke tingkat pusat khususnya kepada Presiden Joko Widodo yang memiliki visi emas untuk Pembaruan Desa. “Visi kami tegas kontribusi dari desa dapat membuat Indonesia lebih maju dikarenakan desanya semakin inovatif,” kata Krispinus.

Krispinus menambahkan, website desanya dirancang sedemikian rupa. Website menyediakan pula kanal-kanal yang bisa menjadi ruang aspirasi bagi warga desa. Tidak hanya itu, disediakan pula kanal lintas desa yang bisa jadi ruang sharing informasi dengan desa-desa lain. Ia berharap website desanya bisa menjadi ruang publik bersama seluruh desa di Manggarai. “Mereka dari desa lain bisa mengirimkan informasi kepada Desa Cekaluju,“ katanya.

Emanuel ikut menambahkan. Menurutnya, kehadiran website Desa Cekaluju bermula dari diskusi kecil ditingkat kampung. Dalam diskusi itu mengemuka aspirasi tentang pentingnya arus informasi, pembangunan jaringan desa dengan desa lain lewat teknologi informasi. Cerita ini dibenarkan oleh salah satu anakmuda Desa Cekaluju, Mansuetus Darto yang juga ikut memberi pernyataan. Darto sendiri adalah  perancang  wesbite. Menurutnya rancangan dan proses pembuatan website bekerjasama dengan IT profesional dari Bogor, setelah sebelumnya berdiskusi dengan Masyarakat Desa Cekaluju.

“Website ini menggunakan domain khusus untuk desa yakni desa.id dan tidak menggunakan domain go.id sebagaimana pemerintah Indonesia menggunakannya,” katanya.

Model pengelolaan website itu sendiri, kata Darto,  untuk sementara dikelola oleh warga Cekaluju di Jakarta. Tapi nantinya, para warga di Cekaluju akan dilatih untuk mengelola website. Jadi pusat informasinya tetap dari kampung. “Kita hanya mengelola sementara. Model kerjanya sangat sederhana, Informasinya akan disuplay oleh warga desa baik melalui SMS berantai maupun melalui Facebook dan kita akan menginput data ke dalam website. Nantinya, website ini akan dikelola oleh desa,” tutur Darto.

Penulis: Agus Supriyatna

Comment di sini