5 Kebiasaan Buruk Warga Indonesia

by
January 19th, 2015 at 9:19 am

CiriCara.com – Ketertiban dan kedisiplinan adalah suatu hal yang penting dalam suatu negara, negara yang maju adalah negara yang memiliki sikap disiplin dan tertib yang tinggi. Tidak heran jika kita masih tergolong negara berkembang, disamping tingkat perekonomian negara kita yang masih harus ditingkatkan, namun juga mengenai sikap tertib dan disiplin yang masih kurang.

buang sampah

Jangan buang sampah sembarangan – Ist/Ahok.org

Ada beberapa hal sepele yang sering kali kita abaikan yang merupakan kebiasan buruk dan hal ini cukup memberikan dampak negatif yang besar terhadap kualitas negara kita, beberapa hal tersebut haruslah menjadi perhatian kita sebagai warga negara yang baik. Apapun kebiasaan buruk yang selau kita abaikan:

1. Membuang Sampah Sembarangan

Saat kita masih kanak-kanak, kalimat dengan bertuliskan “jangan membuang sampah sembarangan” merupakan hal yang sangat sering kita ucapkan, kita dengar dan kita temukan dimana-mana. Namun dalam kenyatannya banyak sekali warga negara kita yang senang untuk membuang sampah sembarangan. Jika kita membandingkan negara kita dengan negara Eropa mengenai tingkat kebersihan, tentu kita kita masih sangat jauh, padahal dalam kenyataan Indonesia adalah negara yang sangat menjunjung tinggi slogan “Kebersihan Adalah Sebagian Dari Iman” namun kita tetap saja belum sadar akan pentingnya kebersihan. Seperti yang kita ketahui dampak dari kita membuang sampah adalah menimbulkan bencana banjir, serta penyakit.

2. Tidak Mau Mengantre

Kebiasaan tidak mau mengantre bukanlah sesuatu yang asing di telinga kita. Salah satu kebiasaan buruk dari sebagian besar masyarakat Indonesia adalah tidak mau bersabar dan ingin instan. Akibat dari tidak mau mengantre adalah mendatangkan suatu perselisihan dan kekacauan. Dengan kita mau mengantre maka kita akan menciptakan karakter penyabar.

 3. Melanggar Lalu Lintas

Melanggar lalu litas merupakan hal buruk yang menjadi kebiasaan kita, tak heran kita sering menemukan kendaraan pribadi di dalam jalan transjakarta, atau menerobos lampu merah. Masih banyak dari kita yang suka dengan hal melanggar lalu lintas. Sikap seperti ini sangatlah merugikan, karena menimbulkan kecelakaan. Dengan belajar mematuhi lalu lintas kita juga belajar untuk menaati aturan.

 4. Tidak Tepat Waktu

Tidak tepat waktu adalah kebiasaan buruk yang mungkin sudah menjadi hal biasa di masyarakat Indonesia. Jika kita melihat negara Eropa yang merupakan negara maju, mereka sangaat disiplin akan ketepatan waktu, bagi mereka waktu adalah uang, sedangkan di Indonesia tradisi tepat waktu sangat langka ditemukan. Hal inilah yang harus menjadi perhatian kita sebagai warga negara Indonesia.

 5. Membunyikan Klakson Secara Berlebihan

Klakson pada kendaraan-kendaraan dibuat untuk menandakan posisi kita kepada pengemudi lain, klakson digunakan ketika kita secara spontan berpapasan dari arah yang berbeda dan memiliki kemungkinan akan terjadi tabrakan, disitulah fungsi klason kendaraan dibuat. Namun dalam kenyataannya di Indonesia, klakson lebih banyak digunakan jika kita merasa tidak sabar, terutama jika kita terjebak macet dan tidak heran kita akan mendengar bunyi klakson mobil setiap saat dan setiap waktu. Berbeda halnya dengan kondisi jalanan di negara Jepang yang dapat dikatakan negara dengan suasana berkendara yang tenang dan suara bising klakson kendaraan.

Dalam kenyataannya masih banyak lagi kebiasan-kebiasan yang sering kita lakukan, namun hal tersebut adalah hal yang tidak baik atau dapat dikatakan kebiasaan buruk. Sebagai warga negara yang baik, inilah saatnya kita memupuk kembali karakter atau kebiasaan kita untuk menjadi warga negara yang baik dan dapat memajukan negara kita .

Penulis: Yesica Maudrey M

Comment di sini