Indonesia, Negara Ketiga Terbesar Pemakai Narkoba

by
January 20th, 2015 at 3:14 pm

CiriCara.com – Pada hari Minggu, 18 Januari 2015, saya menerima broadcast messenger dari Mbak Dewi Aryani. Si Mbak yang cantik ini adalah politisi PDIP. Pada Pemilu Legislatif 2009, Mbak Dewi yang doktor ini terpilih menjadi wakil rakyat. Tapi pada pemilu 2014, Mbak Dewi gagal kembali masuk Senayan. Namun meski tak lagi jadi politisi Senayan, Mbak Dewi masih aktif bersuara, baik via seminar, maupun lewat broadcast messenger yang dikirimkan ke para awak media. Sebagai wartawan, saya menjadi salah seorang yang rutin menerima broadcast messenger Mbak Dewi yang cantik ini.

narkoba

Narkoba – Ist

Seperti broadcast messenger yang saya terima pada Minggu, 18 Januari 2015. Dalam broadcastnya Mbak Dewi menyorot tentang eksekusi hukuman mati terhadap terpidana kasus narkoba. Seperti diketahui, pada Minggu dini hari, Kejaksaan Agung telah melaksanakan eksekusi 6 terpidana hukuman mati yakni Rani Andriani (Indonesia), Daniel Enemuo dan Namona Denis (Nigeria), Ang Kim Soei (Belanda), Tran Thi Bich Hanh (Vietnam), dan Marco Archer Cardoso Moreira (Brasil).

Sejarah keseriusan pemerintah memberantas narkoba,” demikian bunyi broadcast messenger Mbak Dewi yang saya terima, Minggu 18 Januari 2015 menanggapi eksekusi 6 terpidana mati tersebut.

Setelah itu, Mbak Dewi mengirimkan broadcast messengernya. “Apresiasi yg tinggi utk pemerintah yg telah memberi sinyal keseriusan pemberantasan narkoba#HukumanMatiTerpidanaNarkoba,” kata Mbak Dewi dalam broadcast messengernya.

Tak berselang lama, Mbak Dewi kembali mengirimkan broadcast messengernya. Kali ini broadcast messenger Mbak Dewi agak panjang lebar. Dalam broadcast messengernya, Mbak Dewi mengungkapkan bahwa Indonesia adalah negara ke 3 terbesar pemakai narkoba di seluruh dunia. Maka tulis Mbak Dewi, dengan status itu NKRI dalam status darurat narkoba nasional. Jelas kata Mbak Dewi, ini sangat bahaya, sebab daya merusaknya sangat masif.

Dalam broadcast messengernya Mbak Dewi tak lupa mengajak semua elemen bangsa untuk menyelamatkan masa depan anak-anak, orang-orang tercinta dan keberadaan bangsa besar ini dengan mendukung sikap Presiden Jokowi terkait eksekusi mati untuk para terpidana narkoba. Mbak Dewi juga meminta negara lain harus menghormati kedaulatan dan hukum yang berlaku di Indonesia.

“Indonesia harus berkomitmen menuju negara berdaya saing kuat dengan sumber daya manusia yang hebat tanpa narkoba#SayWarToDrugs!” tulis Mbak Dewi dalam broadcast messengernya.

Setelah itu, tak beberapa lama Mbak Dewi kembali mengirimkan broadcast messengernya. Dalam broadcast messengernya, Mbak Dewi mengajak semua komponen bangsa mendukung dan mengawal pemerintah yang berkomitmen membentuk satgas anti narkoba di desa-desa.

“Selamatkan generasi kini dan mendatang dari bahaya masif narkoba. Dorong pemerintah untuk segera mewujudkan pusat rehabilitasi di setiap kabupaten kota yang memiliki coverage area pengguna narkoba,” tulis Mbak Dewi.

Penulis: Agus Supriyatna

Comment di sini