IQ dan Jam Tidur, Adakah Kaitannya?

by
January 23rd, 2015 at 10:07 am

CiriCara.com – Siapa yang dapat mempercayai ternyata jam tidur dan IQ (intelligence quotient) memiliki keterkaitan yang sangat tinggi. Menurut “Psychology Today”, orang-orang yang memiliki IQ tinggi hidup lebih nocturnal dibandingkan dengan mereka yang ber-IQ lebih rendah. Studi yang melibatkan anak-anak remaja di Amerika menyatakan bahwa, mereka yang memiliki IQ lebih tinggi tidur lebih larut pada hari kerja maupun hari libur, dibandingkan dengan mereka yang mempunyai IQ yang lebih rendah.

IQ Seseorang

IQ – Ist

Menurut “Study Magazine” yang melibatkan Satoshi Kanagawa, seorang psychologist asal London School of Economics and Political Science, ia mengatakan bahwa IQ dan jam tidur seseorang sangat saling berkaitan dan membuktikan bahwa mereka yang ‘bermain di bawah sinar rembulan’ adalah manusia-manusia yang lebih pintar dan kreatif.

Otak yang dimiliki oleh rata-rata orang, cenderung mengikuti jam pola tidur yang dimiliki. Sedangkan mereka yang memiliki IQ lebih tinggi, menciptakan pola dan jam tidurnya sendiri.

Studi yang disampaikan oleh “Study Magazine” yang dipelajari dari orang-orang yang berumur 20 tahun, dapat disimpulkan menjadi berikut:

Sangat Rendah (IQ < 75)
Hari Kerja: 11:41 pm -7:20 am
Hari Libur: 12:35 am -10:09 pm

Normal (90 < IQ < 110)
Hari Kerja: 12:10 am -7:32 am
Hari Libur: 1:13 am -10:14 am

Sangat Tinggi (IQ > 125)
Hari Kerja: 12:29 am -7:52 am
Hari Libur: 1:44 am -11:07 am

Mereka yang memiliki IQ kurang dari 75, tidur pada pukul 11.30 pm saat hari kerja pada usia remaja, dimana mereka yang memiliki IQ lebih dari 125, tidur pada pukul 12.30 am. Perbedaan waktu satu jam pada jam tidur mereka bukan kebetulan. Ini dipercaya adalah perbedaan dari IQ mereka yang menyebabkan perbedaan pada jam tidurnya.

Mereka yang memiliki IQ tinggi, otaknya lebih bekerja saat malam hari, dimana mereka akan menyerap semua informasi yang mereka dapatkan pada siang hari untuk kemudian dapat disimpan pada otaknya dan menjadi memori yang lekat pada saat mereka tertidur.

IQ dari seseorang pun dipercaya dapat ditingkatkan. Jangan minder bila dalam studi ini ternyata Anda mendapatkan hasil dari IQ yang rendah. IQ dapat diasah dan dapat meningkat dengan beberapa cara khusus.

Hebat rasanya kalau dipikir sekali lagi bagaimana hal sepele seperti jam tidur saja ternyata bisa menentukan IQ dari seseorang. Nah, kalau sudah begini, apa lebih baik kita tidur lebih larut agar IQ bisa meningkat?

Penulis: Deandra Sgivana

Comment di sini