Tips Jitu “Menembak” Target (Wanita)

by
January 26th, 2015 at 9:14 am

CiriCara.com – “Menembak” wanita itu butuh proses yang panjang dan lama, dan seumpama langsung menyatakan cinta itu butuh strategi, apalagi kita harus mengetahui karakter si wanita tadi. Secara umum wanita (hampir semua) mempunyai karakteristik ‘jinak-jinak merpati’.

nembak cewek

Cara nembak cewek – Ist

Dan umpama si pria mempunyai target tertentu, bila ditolak yah jangan putus asa atau balas dendam. Apalagi ada anekdot begini “cinta ditolak dukun bertindak” (itu sangat ekstrim dan berdosa). Lagian kenapa kita menyuruh dukun untuk bertindak, kasihan dukunnya kan. Dan perlu perjuangan yang maksimal dan ekstra hati-hati guna menembak si wanita.

Bagi pria, mungkin ada kiat-kiat untuk menembak wanita agar cintanya diterima, tetapi dengan catatan bahwa hubungan “pertemanan” itu sudah cukup lama, misalnya sudah mencapai 4 bulan atau lebih, jangan sampai baru seminggu kenalan terus nembak, karena bisa dianggap si pria itu main-main. Oleh karena itu bagi para pria yang sudah menjalani “pertemanan” dengan target sasarannya, perlu diperhatikan kiat-kiat untuk menembak :

  1. Siapkan mental dan rencana. Ini hal yang penting, mental harus disiapkan agar bila nantinya ditolak tidak menjadi stress, dewasalah. Tetapi kita harus mengetahui juga sebelumnya tentang karakter target kita (wanita), apakah dia suka/naksir dengan kita atau tidak. Susun rencana yang bagus misalnya menyiapkan kata-kata yang nanti diucapkan saat akan menembak. Jangan alay atau lebay dan siapkan pula dengan barang yang akan diberikan, seperti bunga mawar.
  2. Tempat atau lokasi yang tepat. Tempat atau lokasi yang tepat saat akan menyatakan cinta itu harus dipertimbangkan dan diperhitungkan. Mungkin kalau tempat penembakan di taman itu sudah umum, dan kurang berkesan. Cari tempat yang penuh sejarah misalnya di rumah. Agar kenangannya mudah diingat.
  3. Berikan kejutan. Memberikan kejutan kepada si-target akan terlaksana dan si wanita mau menerima cintanya itu hal yang wajar, tetapi kalau menolak, maka bersikap dewasalah. Kejutan itu bisa berupa boneka atau bunga. Dan yang umum adalah bunga, tetapi bukan bunga bangkai. Sambil memberi bunga, bisa ditambahkan dengan kata-kata yang monohok seperti: “terimalah bunga mawar ini, andai kau mau menerima cintaku” tetapi bila tidak, maka kita jualan bunga saja” hehehe.
  4. Evaluasi diri. Setelah proses penembakan terhadap target, apabila diterima perlu disyukuri artinya si target bisa menjadi kekasih dan segera dilamar kemudian dinikahinya (jangan menunggu mapan, itu terlalu lama). Bila ditolak perlu evaluasi diri, apakah yang harus dilakukan nantinya, apakah akan menjadi teman baik, sahabat atau dijadikan famili, jadi positif thinking, karena belum jodoh.

Penulis: Mas Arif

Comment di sini