Apa Itu Batubara?

by
January 28th, 2015 at 2:51 pm

CiriCara.com – Batu bara merupakan bentuk dan sedimen yang mudah terbakar, pembentukan batu bara tersebut karena terjadinya proses pengendapan dari bahan organik, dan batubara ini merupakan sisa-sisa tumbuhan fosil yang terbentuk melalui proses pembatubaraan. Barubara mempunyai sifat-sifat yang terdiri dari unsur karbon, hydrogen dan oksigen.

pertambangan batubara

Batubara – Ist

Pembentukan batubara ini terjadi hanya waktu tertentu dan era-era tertentu sepanjang sejarah geologi. Sekitar 340 juta tahun yang lalu terjadilah pembentukan batubara yang sangat produktif dimana hampir seluruh deposit batubara bersifat ekonomis di belahan bumi bagian utara seperti Australia, dan berlangsung hingga zaman Tersier dan berbagai belahan bumi di seluruh dunia.

Materi pembentuk batu bara

Pembentukan batubara ternyata berasal dari tumbuhan yang sudah lama punah. Dan jenis-jenis pembentukan batubara pada tumbuhan-tumbuhan sebagai berikut:

  • Alga, dari Zaman Pre-kambrium hingga Ordovisium, ciri Alga ini hanya bersel tunggal dan sangat sedikit endapanya pada zaman itu.
  • Silofita, dari Zaman Silur hingga Devon Tengah, tanaman purba itu merupakan turunan dari Alga, itupun sedikit sekali endapan pada zaman silur.
  • Pteridofita, merupakan jenis tumbuhan purba pembentuk batubara yang berumur Karbon dan tumbuhan tersebut hanya ada di dataran Eropa dan Amerika Utara. Jenis tumbuhan ini tanpa bunga dan biji, berkembangbiak hanya dengan spora dan tumbuh pada iklim yang hangat.
  • Gimnospermae, tumbuhan ini bersifat heteroseksual karena bijinya terbungkus dalam buah, contohnya pinus, mengandung kadar getah (resin) tinggi. Dan jenis tumbuhan ini ditemukan di dataran Australia, India dan Afrika.
  • Angiospermae, merupakan tumbuhan yang modern, cirinya bahwa tumbuhan tersebut pada buahnya menutupi bijinya. Uniknya bahwa jantan dan betina dalam satu bunga.

Penambangan

Untuk memperoleh batubara maka dilakukan penambangan batubara dari bumi, bisa dipermukaan atau menggali pada bagian dalam bumi. Batubara di Indonesia sangat melimpah ruah hanya cukup mengeruk tanah yang mengandung batubara, tidak seperti negara Tiongkok atau negara lainnya, dimana penambangan batubara dilakukan penggalian ke dalam bumi sampai ditemukannya batubara tersebut. Berdasarkan tingkat proses pembentukannya yang dikontrol oleh beberapa hal seperti tekanan, panas dan waktu, batubara dibedakan menjadi beberapa tingkatan, yaitu:

  • Antrasit, adalah batubara tingkat tertinggi  yang mempunyai sifat berwarna hitam berkilauan atau luster metalik, mengandung 96% unsur Karbon (C) dengan kadar air kurang dari 8%.
  • Bituminus yaitu batu bara yang mengandung 86% Karbon (C) dengan kadar air 8-10% dari beratnya.
  • Sub-Bituminus adalah jenis batubara yang sedikit karbon dan banyak air.
  • Lignit atau batubara coklat, jenis batubara yang berpori dan memiliki kadar air diatas 75%.
  • Gambut, jenis batubara yang berpori dengan kadar air 75% dengan nilai kalori yang cukup rendah.

Penulis: Mas Arif

Comment di sini