Hari Valentine: Cara “Mengawetkan” Kasih Sayang

by
January 28th, 2015 at 2:59 pm

CiriCara.com – Tanggal 14 Februari sebentar lagi di jelang. Kata orang 14 Februari adalah hari kasih sayang. Hari valentine. Hari penuh cinta. Momen tepat untuk mengungkapkan kasih sayang. Hari saat rindu berbadu dengan penantian.

cinta

Buku cinta – Ist

Katanya dengan coklat, kasih sayang bisa kamu ungkapkan. Katanya dengan makan malam, cinta itu kamu bisa utarakan. Katanya dengan bunga rasa itu kamu wakilkan. Katanya dengan ucapan, semua bisa kamu ringkas.

Namun, baiknya segala cinta, rindu, harapan, bahkan kenangan tak lewat begitu saja tanpa bekas. Awetkan dengan caramu, agar setiap saat bisa kamu baca, sekedar menyegarkan ingatan dan jejak. Sehingga, lupa tak menghampiri. Dan bukankah perjuangan terberat manusia itu adalah perjuangan ingatan melawan lupa. Jadi kenapa tak kamu coba awetkan sejarah indahmu bersama si dia yang kamu cintai.

Ini hanya saran sederhana dari saya, agar valentine nanti benar-benar punya makna. Mungkin agak ribet sedikit, tapi yakinlah lewat ini kamu bisa punya cara mengawetkan cinta. Cobalah ingat kembali semua jejak kenangan dengan orang yang kamu cintai. Dari awal sampai babak terakhir, hingga sekarang, jangan dilewatkan. Catat kembali. Tuliskan dalam sebuah buku kecil.Mulailah dari sekarang. Jika sibuk tulislah perlahan. Cicil satu persatu kala senggang di tengah runititasmu.

Bila semua sudah terkumpul susunlah dalam sebuah buku sederhana. Cetak sendiri. Sekarang banyak percetakan yang mau menerima cetakan meski hanya satu eksemplar. Cetaklah minimal dua eksemplar. Satu untukmu, satu untuk si dia. Buatlah cover semanarik mungkin. Cover, bisa fotomu dengannya. Atau yang lain. Mintalah jasa pembuat cover buku. Berkorban sedikit tak apa, demi cinta yang akan kamu awetkan. Dan, bukankah cinta memang butuh pengorbanan?

Setelah selesai. Bungkus dalam kado khusus. Tanggal 14 Februari nanti sediakan waktu khusus untuk menyerahkan itu. Mau lewat makan malam berdua. Mau makan malam bersama anak. Terserah. Tapi sediakan waktu khusus. Dan saat tiba saatnya, berikan padanya, sembari mengucapkan. “Selamat valentine sayangku (selamat hari kasih sayang cintaku)

Dan ingat buku itu bisa kamu wariskan ke anak-anakmu, sehingga mereka pun tak kehilangan jejak kisah orang tuanya. Yakinlah anakmu akan bangga, ternyata kedua orang tuanya punya kisah indah dan romantis. Selamat mencoba….

Penulis: Agus Supriyatna

Comment di sini